News Room, Senin ( 22/07 ) Untuk memberikan pemahaman terkait pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2013, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, makin gencar melakukan sosialisasi. Kali ini, dengan menggandeng 100 orang tokoh masyarakat yang dipusatkan di Kecamatan Ambunten, pada Senin (22/07) sore. Ketua KPU Sumenep, Thoha Shamadi, ST, MT menjelaskan, sosialisasi Pilgub Jatim ini, memang terbagi dalam beberapa tahap. Pada tahap pertama, ditujukan bagi pemilih pemula yang terdiri dari siswa SMA kelas 3, lalu masyarakat umum dengan menggelar gambus. Namun, untuk saat ini hanya melibatkan tokoh masyarakat yang selanjutnya diharapkan bisa menjadi penyambung lidah bagi pemilih lainnya. “Kami sengaja gencar melakukan sosialisasi Pilgub Jatim, karena makin mepetnya pelaksanaan pesta demokrasi itu. Sosialisasi memang dibagi beberapa tahap, yakni pertama pemilih pemula, kemudian masyarakat umum dan kali ini hanya mengundang tokoh masyarakat,”katanya. Thoha menerangkan, dalam sosialisasi ini dihadiri komisioner KPU Jatim, Najib Hamid, dengan memberikan pemaparan secara rinci mengenai Pilgub Jawa Timur. “Materi sosialisasi tersebut meliputi penjelasan berapa calon yang akan bersaing di Pilgub Jatim nanti, termasuk jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jadi, KPU Sumenep hanya sebagai pelaksana saja, sedangkan pemberi materi dalam sosialisasi kali ini adalah Komisioner KPU Jatim,”terangnya. Wilayah Sumenep yang terdiri dari daratan dan kepulauan, membuat KPU setempat harus melakukan sosialisasi di dua tempat. “Untuk daratan secara umum sosiasilasi Pilgub Jatim sudah dilakukan. Tapi, bagi wilayah kepulauan akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini dengan sistem berbeda, yakni praktek langsung tata cara mencoblos. Karena kami menilai ini penting mengingat ada perubahan menakisne dari pemilu sebelumnya, dari mencontreng ke mencoblos,”ungkapnya. ( Nita, Esha )