News Room, Rabu ( 16/06 ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, menjadwalkan pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) setempat, putaran II pada tanggal 10 Agustus 2010. Ketua KPU Sumenep, Thoha Shamadi, ST, MH mengatakan, meski perolehan suara resmi hasil pilkada hingga Rabu (16/6) ini belum diketahui, karena rekapitulasi suara tingkat kabupaten akan dilaksanakan pada 21 Juni 2010 mendatang. Namun, pihaknya berkeyakinan, kemungkinan besar akan terjadi Pilkada putaran II. “Untuk itu kami menggelar rapat, dan jika memang terjadi, maka Pilkada putaran II telah dijadwalkan pada tanggal 10 Agustus 2010,â€Âkatanya. Thoha menjelaskan, dalam rapat internal, muncul 2 opsi terkait waktu pelaksanaan Pilkada putaran II, yakni tanggal 3 Agustus dan 10 Agustus 2010. “Setelah dibahas agak rinci, maka kemungkinan besar akan kesulitan melaksanakan Pilkada putaran II pada tanggal 3 Agustus, karena waktunya terlalu mepet. Kami akhirnya memilih tanggal 10 Agustus 2010 sebagai Pilkada putaran II,â€Âujarnya. Dengan kemungkinan Pilkada putaran II, kata Thoha, pihaknya akan secepatnya mengajukan anggaran tambahan pada Pemkab Sumenep. “Anggaran ini bukan sebuah tawaran, tapi sebuah keharusan yang mesti dikabulkan oleh Pemkab. Sebab, anggaran itu untuk menambah honor bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Pada putaran pertama, honor KPPS sebesar Rp. 100.000,00, dan pada Pilkada putaran II nanti, kami rencanakan honor petugas KPPS naik menjadi Rp.150.000,00,â€Âungkap Thoha. Thoha menjelaskan, pihaknya akan meminta tambahan anggaran Pilkada putaran II sebesar Rp. 1 milyar, yang sebelumnya ditetapkan Rp. 15 milyar menjadi Rp.16 milyar. “Tambahan dana itu merupakan kebutuhan nyata dilapangan,â€Âterangnya. Pilkada Sumenep yang dilaksanakan pada hari Senin (14/06) diikuti oleh 8 pasangan calon. Mereka adalah Azasi Hasan-Dewi Khalifah yang diusung PBB dan PKNU, A. Busyro Karim-Sungkono Sidik (PKB dan PDIP), Malik Effendi-Rahmad (PAN dan Partai Hanura), dan Bambang Mursalin-M. Saleh Abdullah (Partai Demokrat, Partai Golkar, PKS, dan 17 partai politik). Selanjutnya, Samaruddin Toyyib-Abdul Kadir, Kafrawi-Djoko Sungkono dan Ilyas Siraj-Rasik Rahman dari jalur perseorangan, sedangkan Sugianto-M. Muhsin Amir diusung PPP dan PDP. Jumlah pemilih dalam Pilkada Sumenep sebanyak 884.631 orang dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 2.128 TPS. ( Nita, Esha )