News Room, Kamis ( 27/02 ) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep menemukan sedikitnya 249 orang yang belum tercover dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), terdiri dari laki-laki sebanyak 120 orang, dan perempuan sebanyak 129 orang. Ratusan orang itu tersebar di sejumlah Kecamatan baik di daratan maupun di kepulauan Sumenep. Komisioner KPU Sumenep, Ali Fikri, S.Ag menjelaskan, 249 orang yang belum tercover itu diketahui setelah pihaknya melakukan inventarisasi terhadap warga yang belum tercover dalam DPT yang telah diplenokan KPU setempat. "Untuk sementara ini kami baru menemukan sebanyak 249 orang yang belum masuk pada DPT, jadi kami masukkan ke DPT khusus,"kata Fikri, Kamis (27/02). Ia mengungkapkan, dari 249 orang yang berhasil dihimpun KPU, penyebarannya berada dibeberapa kecamatan, namun terbanyak berada di Kecamatan Nonggunong sebanyak 57 orang, dan Sapeken sebanyak 48 orang. "Dua Kecamatan terbanyak warga yang belum terdaftar ke DPT itu berada di Kecamatan kepulauan, ada juga yang sama sekali belum ditemukan data baru,"terangnya. Ia menegaskan, adanya sisa warga yang belum tercover ke DPT, disebabkan adanya warga yang pindah tempat domisili. Selain itu, terjadinya keteledoran dari petugas saat melakukan pendataan. "Penyebabnya banyak warga yang pindah domisili dan ada pula terjadi kelalaian dari petugas. Namun mereka tetap bisa menggunakan hak suaranya, karena akan dimasukkan ke DPT Khusus,"ungkapnya. Inventarisasi warga yang belum masuk pada DPT, KPU terus melakukan pencarian hingga H-14 pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April 2014. "Dengan dilakukannya inventarisasi itu, kemungkinan besar masih ada tambahan DPT Khusus itu,"ujarnya. Ia berharap, tidak ada lagi warga yang belum tercatat di DPT, sehingga semua warga bisa menggunakan hak pilihnya untuk menentukan wakilnya di legislatif 5 tahun kedepan. "Kami harapkan semua warga bisa tercover di DPT, sehingga bisa menggunakan hak pilihnya,"pungkasnya. ( Nita, Esha )