News Room, Rabu ( 18/01 ) Meskipun sebelumnya sempat banyak yang rusak dan hasilnya tidak bagus, namun saat ini hasil rumput laut di seputar pesisir di Kecamatan Saronggi cukup bagus dan bisa memberikan penghasilan lebih dari sebelumnya. Seperti halnya yang diakui salah seorang warga Desa Tanjung Kecamatan Saronggi, Dedy Irawan kepada News Room tadi siang, Rabu (18/01). Menurutnya, masyarakat nelayan di Desanya mulai melakukan panen rumput laut dan hasilnya menggembirakan mereka. “Jadi, nelayan bisa merasakan keuntungan yang berlebih dari hasil panen sebelumnya. Bahkan bisa mencapai dua kali lebih dari harga rumput laut ketika musim tidak bagus,”ujarnya. Bayangkan, jika harga rumput laut kering sebelumnya hanya berkisar Rp. 8.000,00 per-kilogram, saat ini bisa mencapai Rp. 15.000,00 per-kilogram, bahkan lebih, sehingga masyarakat sangat antusias untuk kembali membudidayakan rumput laut yang memang dilakukan masyarakat nelayan disela-sela aktifitasnya sebagai pencari ikan. Sementara itu, Kepala Seksi Bina Usaha Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Indro mengungkapkan, panen rumput laut sejak akhir tahun 2011 lalu hingga awal tahun 2012 ini sangat menggembirakan. Karena itu, pihaknya mengaku berharap budi rumput laut di Sumenep ini bisa menjadi komoditas unggulan. “Dengan kwalitas yang unggul, jelas akan banyak memberikan keuntungan bagi nelayan, serta bisa lebih memiliki peluang untuk pangsa pasar kedepannya,”ujarnya. Sebab, para pengusaha dan investor sangat menginginkan hasil rumput laut yang memiliki kwalitas bagus, karena pasarnya secara nasional bahkan diluar negeri sangat tinggi, karena dipergunakan untuk alat kosmetik dan sebagainya. ( Ren, Esha )