Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-01-2014
  • 494 Kali

Kuota Pupuk Urea Tahun 2014 Di Kabupaten Sumenep, Berkurang

News Room, Sabtu ( 11/01 ) Kuota pupuk bersubsidi jenis urea untuk Kabupaten Sumenep, pada tahun 2014 ini mengalami pengurangan, yakni 21.719 ton. Padahal, tahun 2013 lalu mencapai 25.000 ton. Kabid Sumber Daya dan Penyuluhan, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Sumenep, Kurratul Aini, SP menjelaskan, sebenarnya pihaknya telah mengusulkan 40.000 ton pupuk, sesuai dengan kebutuhan para petani di Sumenep. Namun, justru berkurang dari kuota tahun 2013 lalu. "Kami sudah melakukan upaya penambahan kuota pupuk di tahun ini, tapi ternyata justru berkurang dibanding tahun 2013. Pengurangannya sekitar 3.285 ton. Tahun lalu, kuota pupuk untuk Kabupaten Sumenep bisa mencapai 25.000 ton, tetapi tahun ini hanya mendapat jatah 21.719 ton,"katanya. Diduga, turunnya kuota pupuk tersebut, lanjut Kurratul, disebabkan mengacu pada kebijakan pemerintah, dimana para petani didorong untuk beralih menggunakan pupuk organik. “Pemerintah memang mengeluarkan kebijakan bahwa petani harus mulai berubah haluan untuk menggunakan pupuk organik, karena pupuk kimia itu dinilai berdampak negatif pada tanah dan hasil tanaman,”terangnya. Meski demikian, pihaknya berjanji akan mengusulkan ulang kepada pemerintah pusat, karena untuk Kabupaten Sumenep masih belum siap beralih pada pupuk organik secara keseluruhan. “Kami tetap akan mengusulkan penambahan kuota, sesuai kebutuhan petani,”ungkapnya. ( Nita, Esha )