Media Center, Senin ( 18/12 ) Pada kegiatan pencanangan Gerakan Sejuta Biopori Pramuka Jawa Timur
2017 oleh Kwartir Daerah Jawa Timur, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka
Sumenep, juga menggelar upacara pembukaan Gerakan Sejuta Biopori Pramuka
Jawa Timur 2017 yang dilaksanakan di halaman Ponpes Al-Azhar Desa
Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (18/12).
Kegiatan Gerakan
Sejuta Biopori Pramuka Jawa Timur 2017 di Sumenep ini diikuti sekitar
150 Pramuka, mulai dari Pimpinan dan Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka
Sumenep, para Pelatih dan Pembina Pramuka, DKC, Satuan Karya, serta
Pramuka Penegak-Pandega di Sumenep.
Dalam sambutan tertulisnya
Ketua Kwarda Jawa Timur, H. Saifullah Yusuf yang dibacakan Ketua Harian
Kwarcab Sumenep, Drs. H. Moh. Sirad Aidy, M.Si mengingatkan akan
pentingnya menjaga lingkungan, demi kelestarian kehidupan manusia.
Sebab. lingkungan menjadi salah satu faktor sangat penting yang
menentukan tinggi rendahnya risiiko bencana, seperti di negera-negara
kepulauan, seperti Indonesia.
“Terganggunya sistem tata kelola air
yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor, serta kekeringan di musim
kemarau marak terjadi di sejumlah daerah, termasuk di
Jawa Timur,”jelasnya.
Karena itu menurut Wakil Gubernur Jawa Timur
ini, harus ada upaya-upaya yang dilakukan dalam memperbaiki lingkungan
hidup, seperti halnya kegiatan Gerakan Sejuta Biopori Pramuka Jawa Timur
2017 yang dilaksanakan Kwartir Daerah Jawa Timur ini, diharapkan dapat
bermanfaat secara langsung dalam kehidupan manusia.
Untuk itu,
Ketua Kwarda Jatim ini mengajak seluruh komponen, baik pemerintah,
swasta serta Pramuka yang ada di Jawa Timur khususnya, bisa mengambil
bagian dalam kegiatan ini, para pengurus Pramuka di Kwartir Cabang, Pelatih dan Pembina, serta adik-adiknya agar
terus ditingkatkan kegiatan tersebut dimasa mendatang.
“Kegiatan
ini merupakan sarana belajar, berkarya dan bersosialisasi serta wahana
menambah wawasan dan kesadaran bagi generasi muda tentang pentingnya
menjaga lingkungan hidup. Serta juga bisa menyebarkan pengetahuan dan
keterampilan dalam menjaga lingkungan,”tandasnya.
Sementara itu,
dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan peralatan pembuatan
Biopori dari Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Drs. H. Moh. Sirad Aidy,
M.Si, kepada peserta Gerakan Sejuta Biopori Pramuka Jawa Timur 2017,
serta dilanjutkan pembuatan Biopori secara simbolis oleh para pimpinan
Kwarcab Sumenep. ( Ren, Esha )