Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-03-2007
  • 534 Kali

LAGI, DBD RENGGUT NYAWA SEORANG PENDERITA

Sumenep-Kominfo News Room : Keganasan penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) dengan menyerang tubuh manusia, ternyata menimbulkan korban jiwa lagi. Kali ini penyakit DBD tersebut merenggut nyawa seorang bocah bernama Leo Fajar Harianto (7), warga Desa Tanjung Kecamatan Saronggi. Korban tersebut meninggal di Rumah Sakit Daerah Dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, Rabu malam (07/03) sekitar pukul 21.00 WIB. Direktur RSD Dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep, dr. H. Dzulkifli Mahmud, M.Si, M.Kes menuturkan, korban meninggal dunia memang karena terkena serangan demam berdarah dengan kondisi yang cukup memprihatinkan, yakni ketika tiba di rumah sakit, tubuh korban dalam keadaan dingin. Namun, parahnya kondisi korban disertai dengan pendarahan. Menurut dr. Kifli, sesuai dengan keterangan yang diberikan keluarga korban, bahwa korban menderita panas sudah 4 hari. dr. H. Dzukifli menandaskan, dengan kondisi panas itu, korban dibawa berobat ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan secara medis, namun panas itu tidak kunjung reda, sehingga korban langsung dilarikan ke rumah sakit pada Rabu pagi (07/03). Sesampainya di RSD, korban dirawat di PICU, yakni ICU untuk anak-anak, dan dokter langsung menangani kondisi shock korban, namun karena korban terus mengalami pendarahan, akhirnya korban meninggal dunia. dr. H. Dzulkifli menjelaskan, hingga saat ini penderita DBD yang masih dirawat di RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep ini sebanyak 15 penderita. Namun, jika ditotal jumlah penderita DBD sejak Januari hingga Maret 2007 ini sebanyak 209 penderita. Selanjutnya dr. H. Dzulkifli menegaskan, dengan jumlah penderita DBD tersebut menunjukkan bahwa penderita DBD di wilayah Sumenep sudah mulai meningkat.( Nita, Esha )