Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-01-2014
  • 658 Kali

Lakpesdam NU Sumenep Gelar Halaqoh

News Room, Senin ( 13/01 ) Bertempat di Kantor PCNU Sumenep, kemarin (12/01) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU Sumenep menggelar tatap muka bersama Nyai Alissa puteri Gus Dur sekaligus Halaqoh Membumikan Sembilan Nilai Gus Dur di Madura. Acara tersebut dihadiri oleh PCNU, baik dari Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep sendiri, antara lain utusan setiap MWCNU unsur Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU dan IPPNU serta undangan lainnya. Ketua PCNU Sumenep, H. Panji Taufik meminta, agar para kaula muda NU dapat menyerap dan mendalami nilai-nilai tersebut dari sepak terjangnya Gus Dur, baik dari nilai ke Islaman, kemanusiaan, kesederhanaan, pergaulan dan nilai-nilai lainnya yang di kagumi dunia, sehingga keadaan yang tidak menghargai para pendiri bangsa ini, lebih istiqomah menjalankan ajaran Aswaja di tengah-tengah masyarakat. Nyai Alissa Qodrunnada Wahid, menyampaikan pokok-pokok pikiran Gus Dur, baik sebagai individu maupun sosial yang banyak berperan aktif dalam mengemban tugas-tugas ke-NU-an hingga 2 periode yang secara aklamasi tetap pada Gus Dur. Lebih lanjut Nyai Alissa mengatakan, bahwa pada waktu menjadi Presiden yang diberhentikan di tengah jalan dan banyak yang datang dari beberapa penjuru dalam membela dirinya, yang sangat mengejutkan langsung memutuskan untuk meninggalkan Istana Negara, apa yang ditangkap oleh para pendukungnya, kenapa Gus Dur berjiwa besar menerimanya, sebab dirinya paling tidak suka pertumpahan darah terjadi antara sesama Bangsa Indonesia. Untuk itu diharapkan, dengan situasi dan kondisi yang tidak menentu ini NU tetap berfikir teguh hati mengamalkan ke-aswaja-an di tengah masyarakat dengan istiqomah. Acara dilanjutkan dengan diskusi sekitar Sembilan Nilai Gus Dur yang perlu di bumikan di Madura. ( Mur, Fer )