News Room, Senin ( 11/01 ) Kegiatan menanam pohon untuk melestarikan lingkungan hidup dari kerusakan selalu digalakkan pada siswa SMP Negeri 2 Ambunten. Sekolah yang pernah diterjang angin puting beliung pada awal tahun 2008 lalu ini, tidak ingin kejadian serupa menimpa sekolahnya. Karena itu, perlu menciptakan suasana yang rindang dan nyaman dilingkungan sekolahnya. Meskipun mungkin memang bencana terjadi karena kehendak-Nya, namun manusia harus tetap berusaha menghindari bencana yang mungkin terjadi dengan tidak melalukan hal-hal yang bisa berakibat bencana terjadi. Sebab, bencana yang terjadi di alam semesta ini, terkadang karena ulah manusia yang tidak peduli terhadap alam itu sendiri. Kepala SMP Negeri 2 Ambunten, Drs. Farid Mashudi, MPd mengungkapkan, pihaknya tidak akan menyia-nyiakan datangnya musim penghujan kali ini, untuk menciptakan sekolah yang penuh dengan tumbuhan yang membuat suasana sekolah lebih rindang, sejuk, asri dan sehat. Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep melaksanakan penanaman 100 bibit pohon dilingkungan sekolahnya. “Kami berharap dengan penanaman 100 pohon yang merupakan bantuan dari Dishutbun Sumenep akan menjadikan sekolah ini memiliki suasana yang rindang dan asri. Sehingga menjadi sekolah yang sehat dan menyenangkan,â€Âujar Farid. Dengan penanaman berbagai bibit pohon yang sangat bermanfaat bagi ekosistem alam di sekitar sekolahnya, secara gotong royong para siswa dan guru, mulai dari halaman depan, samping dan belakang sekolahnya, Farid juga berharap siswa memiliki kepekaan terhadap lingkungan di rumahnya masing-masing. Macam bibit tanaman yang ditanam diantaranya bibit glodokan sengon, jati emas, sukun dan jenis tanaman lainnya. Lebih lanjut mantan guru SMP Negeri 1 Sumenep ini, menciptakan suasana sejuk dan nyaman tidak hanya sekedar mengharapkan sekolahnya menjadi sekolah yang menyandang wiyata mandala. Namun, betul-betul untuk kepentingan bersama anatara guru dan siswa, agar lebih nyaman dan betah mengikuti KBM di sekolah. ( Ren, Esha )