News Room, Senin ( 21/12 ) Terbukanya kran reformasi yang sudah berjalan selama sepuluh tahun ini, semakin membuka ruang masyarakat untuk ikut serta dalam melakukan pengawasan dalam berbagai bidang pelaksanaan pembangunan, sehingga juga banyak bermunculan Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) yang memiliki visi dan misi yang beragam pula. Begitu pula keberadaan LSM yang ada di Kabupaten Sumenep. Karena itu diharapkan LSM dapat betul-betul dapat ikut serta berperan dengan baik, sehingga keberadaanya betul-betul dapat bermanfaat baik kepada pemerintah maupun masyarakat. Harapan tersebut diungkapkan Kepala Bakesbangpol Linmas Kabupaten Sumenep, Drs. H. Moh. Ruslan, MM ketika hadir dalam acara Deklarasi Lembaga Pengembangan Pendidikan Madura (LP2M) di Cafe Srikandi, Senin siang (21/12). Diakui H. Ruslan, keberadaan LSM di Kabupaten Sumenep selama ini cukup banyak bermunculan. Ada yang belum terdaftar di Bakesbangpol Linmas ada pula sudah terdaftar. "Kami berharap, utamanya LSM yang sudah terdaftar di Bakesbangpol Linmas betul-betul berperan aktif sebagaimana mestinya, dan bisa memberikan kontribusi yang membangun bagi masyarakat maupun pemerintah,"ujarnya. Sementara itu Ketua LP2M, Fathorrasyid Sofa, BA menjelaskan, LP2M memiliki visi bersama masyarakat Madura berperan dalam mewujudkan keinginan luhur untuk mencapai pencerahan dalam kehidupan yang adil dan makmur, atas dasar ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam mencapai kesejahteraan. Selain itu, salah satu misinya, yakni mengawal pelaksanaan pendidikan yang bermoral dan mengawal proses pembangunan disegala bidang dengan jiwa reformasi. "Salah satu misi kami juga menjadi pengawal dalam mengevaluasi pendidikan terhadap seluruh lapisan masyarakat paling bawah, serta melaksanakan pengawasan dan perimbangan (check and balance) dalam pemerintahan yang transparan dan dapat dipertanggung jawabkan dalam pendidikan,"ungkap mantan Kepala SDN di Sumenep ini. Ditanya mengenai langkah awal yang akan dilakukan LP2M, salah seorang pengurus LP2M, Amin Jakfar, S.Sos mengungkapkan, pihaknya belum dapat mengungkapkan rencana kerja yang muluk-muluk. Namun, pihaknya berjanji sebanyak 12 orang pengurus LP2M akan berusaha menjadi pengawal dalam evaluasi pelaksanaan pendidikan khsususnya di Madura, sehingga pelaksanaan pendidikan betul-betul dilaksanakan secara transparan, demi terwujudnya pelaksanaan pendidikan yang bermartabat ( Ren, Esha )