News Room, Senin ( 27/10 ) Dalam rangka kegiatan Jambore Budaya RRI Sumenep yang akan diselenggarakan selama tiga hari, sejak tanggal 7 hingga 9 Nopember 2008 mendatang, sejak Senin tadi (27/10), pihak penyelenggara bersama komponen yang terlibat lainnya, seperti Kwarcab Gerakan Pramuka Sumenep mulai melakukan persiapan-persiapan teknis kegiatan yang akan dihadiri langsung Direktur LPP-RRI, Dr. Parni Hadi, yang juga selaku Waka Kwarnas Gerakan Pramuka. Ketua Umum Jambore Budaya RRI Sumenep, Ruslan Irianto disela-sela survei lokasi yang akan ditempati serangkaian kegiatan Jambore Budaya, mengaku sudah melakukan rapat koordinasi bersama komponen yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut, diantaranya bersama jajaran pengurus Kwarcab Pramuka Sumenep. “Semua persiapan untuk melaksanakan kegiatan besar ini sudah kita lakukan, sebab diharapkan dalam pelaksanaannya nanti benar-benar dapat berjalan lancar dan sukses,â€Âujar Ruslan. Dijelaskan, kegiatan yang akan dilaksanakan pada Jambore Budaya diantaranya Perkemahan dan Pameran Budaya yang akan ditempatkan di Loby depan RRI Sumenep. Dialog Budaya dengan tema “Budaya Daerah Dalam Kontek Globalisasi†dengan nara sumber Dirut LPP-RRI, Bupati Se Madura, Ketua DPRD, Budayawan Madura dan Ketua Dewan Kesenian Sumenep. Dan pesertanya terdiri dari pelajar, mahasiswa, Pramuka, para pelaku seni dan LSM. Disamping itu juga akan dilaksanakan atraksi Fashion Batik Madura dan gelar atraksi Seni Budaya yang akan ditandai pemukulan Tong-tong dan penyulutan api unggun Pramuka. Selanjutnya dihari terakhir bekerjasama dengan Said Abdullah Institute melaksanakan jalan santai berbudaya dengan rute kurang lebih 4 kilometer. Sementara Ketua Kwarcab Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM mengaku bangga atas kesempatan kerjasama RRI Sumenep dengan melibatkan Kwarcab Pramuka Sumenep pada Jambore Budaya. “Ini merupakan kehormatan sekaligus tantangan bagi Pramuka yang nantinya kedepan dapat dijadikan agenda rutin untuk lebih berperan aktif dalam berbagai kegiatan lainnya, yang dapat dilirik oleh masyarakat,â€Âujar H. Hasan Mudhari. Sebab selama ini tegas H. Hasan, Pramuka masih dipandang sebelah mata oleh sebagian kalangan masyarakat. Padahal, kegiatan-kegiatannya jelas penuh dengan tantangan dan kedisiplinan. Beruntunglah orang-orang Pramuka yang memiliki potensi seperti Dirut LPP-RRI, Parni Hadi, memiliki kepedulian dan pemikiran yang bijak untuk selalu melibatkan Pramuka dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan lembaga yang di pimpinnnya. ( Ren, Esha )