Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-05-2015
  • 755 Kali

MA Mambaul Ulum, Demonstrasi Baca Kitab Kuning Tiap Tahun

News Room, Senin ( 01/06 ) Kemampuan membaca kitab kuning atau kitab berbahasa "Arab gundul", merupakan modal utama generasi umat Islam, agar bisa mendalami luasnya ilmu agama yang dibawa Rasulullah SAW belasan abad silam. Apalagi, bagi umat Islam di Indonesia, khususnya Sumenep, kendala utama mendalami literatur Islam ialah kendala bahasa.

"Jadi, sangat penting menguasai bahasa Arab sekaligus gramatikanya (Nahwu; red),"kata Suhairi Rachmad, kepala Madrasah Aliyah (MA) Mambaul Ulum, Desa Ganding, Kecamatan Ganding pada News Room.

Oleh karena itu, menurut Suhairi, lembaganya memang fokus mencetak siswa-siswa yang mumpuni dalam hal baca kitab kuning. Bahkan, untuk mengukur sejauh mana tingkat kemampuan siswa, setiap tahun diadakan acara demonstrasi baca kitab kuning oleh lembaga yang berdiri di bawah naungan Yayasan Al-Khairat yang didirikan KH. Abd. Aziz itu.

"Demonstrasinya di hadapan masyarakat, dan pakar-pakar ahli bahasa Arab dan gramatika atau Nahwu,"kata Suhairi.

Meski begitu, menurut Suhairi, lembaganya tidak menjadikan penguasaan membaca kitab tersebut sebagai syarat utama kelulusan siswa. Hal itu disebutnya sebagai uji nyali dan keseriusan siswa dalam mendalami ilmu Nahwu.

"Disamping itu juga, agar masyarakat bisa ikut menilai langsung kemampuan mereka, sehingga nanti bisa ditemukan sisi kekurangannya, untuk kemudian diperbaiki bersama,"kata pria yang saat ini menuntut program pasca sarjana di salah satu perguruan tinggi di Surabaya itu. ( Farhan, Esha )