Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-04-2015
  • 362 Kali

Mampu Baca Potensi Siswa, Modal Utama Kepala Sekolah

News Room, Jumat ( 10/04 ) Seorang kepala sekolah tidak hanya harus bermodal ijazah tinggi dan ilmu managemen kelembagaan. Seorang leader suatu sekolah juga diharuskan memiliki kemampuan membaca potensi siswa berdasar latar belakang dan kondisi lingkungan sekitar.

“Jadi harus bisa memanfaatkan potensi siswa yang sebenarnya. Karena biasanya beda antara siswa berlatar perkotaan dengan pedesaan. Kalau dari sisi akademiknya memang kurang diminati para siswa, maka lihat sisi lainnya. Non akademik misalnya. Apa yang berpotensi. Ya difokuskan saja, dibina dan dimatangkan secara maksimal,” kata salah satu pemerhati pendidikan di Sumenep H. Suhardi, pada News Room, Jumat (10/04).

Menurut pria yang juga Kepala SMPN 2 Saronggi ini, dari pengalamannya pribadi selama menjabat kepala sekolah, potensi dan minat siswa tidak sama. Hal itu ia rasakan selama memimpin SMPN 1 Guluk-guluk sebelumnya. Dari sisi akademik, diakuinya para siswa kurang menonjol, sebaliknya ada sisi lain ternyata ada yang bisa dikembangkan.

“Saat itu saya lihat, siswa-siswa di sana, baik yang laki maupun perempuan misalnya, itu banyak yang berpembawaan keras. Mereka juga suka seni beladiri. Nah, saya manfaatkan ini. Saya undang pelatih yang benar-benar berkompeten. Kita gembleng secara serius. Dan Alhamdulillah ada hasilnya. Kita sempat meraih prestasi tingkat Nasional,” tambah Suhardi.

Sementara salah satu anggota LP2M (Lembaga Pengembangan Pendidikan Madura) di Sumenep, RB. Ainurrahman menilai bahwa saat ini prestasi banyak diraih oleh sekolah-sekolah di pinggiran.

“Sebut saja di tahun 2015 ini, di SMPN 2 Saronggi, dan juga di SMPN 1 Saronggi. Itu contoh saja. Tapi anehnya yang merupakan sekolah favorit di Kecamatan Kota, tanpa saya harus sebut nama, malah tenggelam prestasinya. Nah, ada apa dengan sistemnya?,” pungkasnya sembari bertanya. ( Farhan, Esha )