Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-12-2018
  • 338 Kali

Marak Narkoba, Bupati Ajak Masyarakat Sapeken Aktif Awasi Peredarannya

Media Center, Senin ( 03/12 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak semua elemen masyarakat Kecamatan Sapeken untuk bersama-sama memberantas peredaran narkoba.

“Saya harapkan elemen masyarakat aktif memutus rantai peredaran narkoba di Kecamatan Sapeken, sebab dampak narkoba sangat berbahaya bagi penggunanya.” kata Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si saat bertatap muka dengan masyarakat Kecamatan setempat dalam rangkaian Safari Kepulauan, Senin (03/12/2018).

Bupati menyatakan, peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep sangat memperihatinkan, alasannya masyarakat yang mengonsumsi narkoba tidak hanya di daerah perkotaan saja, melainkan sudah menyebar hingga ke desa-desa.

“Masyarakat yang menggunakan narkoba sudah marak di desa-desa baik di wilayah daratan maupun kepulauan, indikasinya dengan adanya warga yang tertangkap oleh aparat kepolisian Sumenep di daratan dan kepulauan akhir-akhir ini.” imbuh suami Nurfitriana ini.

Bupati mengakui, masuknya narkoba ke wilayah kepulauan memang sulit terpantau, mengingat masyarakat pemasok narkoba tidak hanya melalui jalur laut dari Kabupaten Sumenep, melainkan melalui transportasi laut dari luar daerah seperti Bali dan daerah lainnya.

“Ini yang harus menjadi perhatian tokoh agama, tokoh masyarakat serta masyarakat secara masif ikut mengawasi masuknya narkoba ke Kecamatan Sapaken. Sehingga diharapkan tokoh dan masyarakat meningkatkan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) setempat.” tutur Bupati dua periode ini.

Sebelum Kegiatan tatap muka Bupati dengan masyarakat Sapaken, diadakan Jalan Jalan Sehat (JJS) dan dilanjutkan dengan bhakti sosial membersihkan Pantai Karang Kongo.

Bupati mengungkapkan, masyarakat yang menjadi target pecandu narkoba semua kalangan baik kaya, miskin, anak seorang tokoh maupun orang biasa.

“Sepertinya memang ada target dengan masuknya narkoba ke Indonesia termasuk Sumenep, yang ingin menghancurkan generasi muda. Karena itu tanggung jawab kita bersama untuk menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa berkualitas, bermoral dan berkarakter.” pungkasnya. ( Yasik, Fer )