Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-01-2014
  • 821 Kali

Masyarakat Kepulauan Sakala Nikmati Fasilitas Komunikasi

News Room, Jumat ( 03/01 ) Masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep secara bertahap akan bisa mendapat akses kemudahan dalam berkomunikasi. Sebab, hal itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk membantu masyarakat dalam mengakses berbagai informasi yang diperlukan. Seperti halnya yang baru dilakukan di Desa dan kepulauan Sakala Kecamatan Sapeken di akhir 2013 kemarin, tepatnya tanggal 28 Desember 2013 pukul 22.00 WIB telah dioperasikan tower jaringan telekomunikasi oleh PT. Telkomsel, sehingga masyarakat disana sudah bisa berkomunikasi dan mengakses berbagai informasi melalui jaringan telekomunikasi tersebut. Sedikitnya 1.200 hingga 1.500 orang pengguna fasilitas Hand Phone (HP) dari sekitar 2.500 penduduk disana, sehingga masyarakat kepulauan tersebut juga akan menikmati berbagai macam informasi melalui internet, seperti halnya masyarakat yang ada di daratan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Drs. H. Yayak Nurwahyudi, M.Si kepada News Room, Jumat (03/01) mengungkapkan, berkat upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama pihak provider, telah berupaya untuk merealisasikan harapan masyarakat di Kepulauan Sakala. Dan itu diharapkan akan bisa terus dilakukan di sejumlah wilayah kepulauan lainnya yang belum tersentuh hotspot. “Kami sedang mendata sejumlah wilayah kepulauan, seperti di Sapeken, Kangayan, Arjasa, Raas dan lainnya yang masih sangat membutuhkan sarana hotspot, agar masyarakat disana bisa dengan mudah berkomunikasi,”ungkapnya. Sedangkan untuk kepulauan yang terjauh di Kabupaten Sumenp yakni, Kepulauan Masalembu sudah memiliki tower telekomunikasi. Bahkan di sejumlah kepulauan lainnya, seperti di Masalima, Masakambing dan lainnya, secara bertahap akan ada layanan hotspot yang disediakan provider. Dengan harapan penggunaan fasilitas yang ada, bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya. “Yang jelas, kami siap memfasilitasi sarana dan prasarana, lokasi serta perijinannya, sebagai imbal balik dari kerjsama dengan provider yang telah berupaya menjangkau daerah kepulauan terjauh di Sumenep,”tambahnya. ( Ren, Esha )