Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-01-2016
  • 1739 Kali

Mengenal Masjid Sokambang, Salah Satu Masjid Tertua Sumenep

News Room, Selasa ( 05/01 ) Masjid Sokambang di Desa Kebunagung merupakan salah satu masjid tertua di kawasan Sumenep. Masjid ini juga dikeramatkan oleh sebagian warga Sumenep.

Menurut cerita tutur, masjid ini dibangun di masa Sultan Abdurrahman Pakunataningrat, putra Panembahan Sumolo. Jadi, masjid ini dibangun setelah masjid Jamik atau Masjid Agung Keraton. "Dulu bahkan ceritanya Sultan juga sering ke Masjid ini,"kata Kiyai Amiruddin, salah satu tokoh di Desa Kebunagung, pada Media Center.

Menurut Kiyai Amir, panggilan akrabnya, masjid ini dulu biasa digunakan untuk molang kitab klasik. Yang tercatat mengajar di masjid ini ialah Kiyai Anjuk, Kiyai Bayanullah dan lainnya. Bahkan ada cerita di kalangan keluarga keraton Sumenep, bahwa Raden Ario Abdul Ghani Atmowijoyo, salah satu bangsawan Sumenep yang dikenal Alim dan Arifbillah, selalu menyempatkan berhenti di masjid ini untuk shalat, sebelum ziarah ke Asta Tinggi.

"Mungkin beliau tabarruk pada leluhur dan alim ulama yang biasa sholat di Masjid Sokambang,"kata R. Fahrurrazi, salah satu keturunan R.A. Atmowijoyo.

Hingga kini Masjid Sokambang sudah mengalami perbaikan tanpa mengubah unsur kunanya. Setiap Jumat, masjid ini masih menyedot warga untuk melaksanakan shalat Jumat. Tak hanya warga setempat, namun dari Desa lain. Alasannya rata-rata sama.

"Di sini masih melestarikan tradisi kuna, khutbahnya tetap bahasa Arab. Tak dicampur dengan bahasa Indonesia atau Madura,"kata K. Zain, salah satu warga Desa Pandian yang menjadi jamaah tetap masjid ini. ( Farhan, Esha )