Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-12-2017
  • 421 Kali

Menjawab Permasalahan Banjir, Pemkab Sumenep Gelar Diskusi

Media Center, Rabu ( 06/12 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar diskusi "Menjawab Permasalahan Banjir Perkotaan" di ruang Arya Wiraraja Kantor Bupati setempat, Rabu (06/12).

Acara dipimpin langsung Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sumenep, Drs. R. Idris, MM, dengan pelaksana Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman (PRKP) dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep bersama Dinas Sumber Daya Air.

"Beberapa waktu lalu tanggal 25 Nopember 2017 wilayah Kecamatan Kota Sumenep terjadi genangan air. Ini butuh penanganan serius,"kata Plt. Sekdakab Sumenep, R. Idris, Rabu (06/12).

Menurutnya, penanganan genangan air butuh peran serta semua pihak baik Goverment (Pemerintah), Bisnis (Pengusaha) and Masyarakat.

"Makanya pada diskusi kali ini kami melibatkan elemen masyarakat, agar nantinya menghasilkan suatu terobosan baru mengatasi genangan air saat hujan turun,"tuturnya.

Idris berharap, ada rekomendasi baru mengatasi permasalahan ini, sebelum terjadinya banjir sebenarnya.

"Sekarang masih masuk kategori genangan air, tapi kalau tidak diatasi secara serius ya bisa saja banjir beneran,"tukasnya.

Sementara Kepala Dinas PRKP dan Cipta Karya Kabupaten Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si, mengungkapkan, sejak 2014 lalu dinasnya sudah memiliki masterplan dan melakukan langkah konkrit penanganan banjir di wilayah hulu.

"Diantaranya menyediakan petugas pematusan yang tiap hari membersihkan drainase di kawasan Kota,"ujarnya.

Namun penanganan jangka pendek seiring kejadian akhir Nopember kemarin, terkait genangan air di 8 titik maka pihaknya akan berupaya melaksanakan pengalihan aliran air ke Kali Marengan menuju Kali Patrean. Kemudian pemanfaatan Pompa Apung.

"Ini penanganan di wilayah hulu oleh Pemkab Sumenep. Semua itu bisa terwujud dengan dukungan dari masyarakat untuk merubah mindset,"pintanya.

Bambang mengaku, jika penanganan genangan air ini pihaknya selalu duduk bersama dengan Dinas Sumber Daya Air dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kami akan terus berupaya secara maksimal supaya tidak terjadi lagi genangan air di kawasan Kota Sumenep,"pungkasnya. ( Nita, Fer )