Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-09-2007
  • 540 Kali

Menyajikan Kritik Dan Saran, Pegang Teguh Sikap Kesopanan

Sumenep-Kominfo News Room : Meskipun RRI Sumenep sebagai media independen yang berorientasi untuk kepentingan publik tetap menyajikan program pembangunan termasuk keberhasilan pembangunan untuk memotivasi masyarakat, agar tetap memiliki semangat dan gairah dalam berpartisipasi aktif membangun bangsa. Hal itu diungkapkan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE,MM ketika memberikan sambutan pada Hari Radio ke 62 tahun 2007 di Gedung Kesenian LPP-RRI Sumenep, Selasa siang (11/09). Bupati mengatakan, sebagai media independen, LPP-RRI boleh mengkritisi pemerintah, namun dalam mentransformasikan informasi kepada masyarakat harus tetap mengacu kepada Undang-Undang Penyiaran dan Pers, diantaranya menjunjung tinggi netralitas, imparsialitas dan asas praduga tak bersalah, berlandaskan supremasi hukum, demokratisasi dan penegakan hak asasi manusia. Sedangkan dalam menyampaikan penyajian kritik dan saran juga memegang teguh pada sikap kesopanan, arif dan bijaksana. Ditempat yang sama Kepala LPP-RRI Sumenep, Hasto Kuncoro, SH mengemukakan, konsekuensi logis LPP-RRI sebagai media publik antara lain akan menyediakan ruang publik yang maskimal bagi masyarakat dengan berbagai program, seperti dialog interaktif, siaran pedesaan dan budaya. Karena itu pihaknya berharap ruang publik itu menjadi sarana komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyartakat. Namun yang terpenting, masyarakat dalam menyampaikan opini dan kritiknya hendaknya bersikap santun, berbudaya dan cerdas. Sementara itu dalam Hari Radio ke 62 tahun ini, LPP-RRI Sumenep memberikan piagam penghargaan kepada 14 pejabat publik pemerintah daerah yang intensif berkomunikasi dengan masyarakat melalui program LPP-RRI Sumenep, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si, Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretaris Daerah, Ir. H. Jasmo, M.Si dan Kabag Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos. ( Yasik, Esha )