Media Center, Jum’at ( 23/10 ) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep menggelar doa bersama dan santunan anak yatim serta gerakan koin Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), di Kantor MWC NU setempat.
Direktur LAZISNU Kecamatan Manding, Muhammad Fauzan mengatakan, kegiatan ini diadakan guna mengisi momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2020.
“Ada banyak cara dalam mengisi Hari Santri Nasional. Namun, kami memilih untuk melakukan doa bersama dan santunan anak yatim, karena bagaimanapun anak yatim merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai santri,” kata Fauzan di sela-sela kegiatan berlangsung, Kamis (22/10/2020) kemarin.
Sementara itu, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Manding, Ahmad Wahyudi meminta agar momentum di HSN tahun ini kita isi dengan hal-hal yang positif.
“Mari kita isi hari santri ini dengan kegiatan yang positif salah satunya seperti acara yang kita selenggarakan saat ini,” pungkasnya.
Ia menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut andil menyukseskan acara ini.
“Ditetapkannya 22 Oktober 2020 sebagai Hari Santri Nasional oleh Presiden RI melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 sebagai Hari Santri Nasional yaitu mengingatkan kita atas perjuangan para santri dan ulama dalam kemerdekaan Republik Indonesia, karena itu mari kita kenang, kita hormati dan ikuti para ulama,” terangnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua MWC NU, Ketua Ansor, Ketua Lembaga Kajian dan Perkembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Kecamatan Manding dan Wakil Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kabupaten Sumenep. ( KIM-SAKERA45/Ismi,Fer )