News Room, Senin ( 02/05 ) Hampir seluruh Desa dan Kelurahan penerima Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan di Sumenep, yakni di Kecamatan Kota Sumenep dan Kalianget tidak ditemukan persoalan yang berarti dalam pelaksanaannya. Sebab, dalam realisasinya sudah dilakukan dan diawasi langsung oleh masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Ketua KBP PNPM-MP Kabupaten Sumenep, Benny Irawan ketika mendampingi Tim Evaluasi dan Munitoring PNPM-MP dari Inspektorat, KBP, Askot, dan Fasilitator Kelurahan (Faskel) di Sekretariat BKM “Merpati” Desa Parsanga, Senin (02/05). “Jadi, rata-rata pelaksanaan PNPM-MP yang dilaksanakan di Kecamatan Kota dan Kalianget cukup bagus, meskipun ada beberapa BKM yang masih perlu pembenahan dibidang adminitrasi,”ujarnya. Dijelaskan, monitoring dan evaluasi yang dilakukan Tim untuk kegiatan PNPM-MP pada pelaksanaan BLM 2010, yakni dalam rangka melakukan fasilitasi dan pengendalian seluruh alur proses pemanfaatan PNPM-MP di Kabupaten Sumenep, sehingga bisa menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program berikutnya. Ditambahkan, melalui monitoring dan evaluasi dapat diketahui, sejauh mana seluruh gugus tugas BKM/LKM (Sekretariat dan Unit Pengelola) serta realisasi pelaksanaan dimasing-masing Kelurahan dan Desa dalam melaksanakan PNPM-MP secara tertib dan akuntabel sesuai dengan ketentuan. "Kami berharap setelah dilakukan monitoring dan evaluasi PNPM-MP ini akan dapat diketahui kemantapan BKM dalam melaksanakan berbagai program berikutnya,”tambahnya. Kegiatan monitoring dan evaluasi PNPM-MP untuk Kecamatan Kota dan Kalianget dimulai sejak hari Rabu (27/04) minggu kemarin, dan akan berakhir hingga Rabu (04/05) besok. ( Ren, Esha )