News Room, Selasa ( 25/10 ) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumenep, menetapkan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1432 hijriyah, jatuh hari Minggu, tanggal 6 Nopember 2011. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sumenep, Moh. Yasin menjelaskan, penetapan Idul Adha itu, berdasarkan perhitungan sistem hisab haqiqi, ditambah keputusan yang sama dari pimpinan pusat. “Keputusan Muhammadiyah terkait Hari Raya Idul Adha itu sudah kami sebar ke tingkat pusat hingga daerah, serta Desa. Jadi, puasa Arafah akan dilakukan pada hari Sabtu tanggal 5 Nopember 2011. Kemudian keesokan harinya, ahad tepat tanggal 6 akan melakukan Shalat Idul Adha secera serentak,”kata Yasin, pada wartawan di Sumenep, Selasa (25/10). Jika penetapan Shalat Idul Adha bersamaan dengan pemerintah, kata Yasin, sudah bisa dipastikan Shalat Id akan dilaksanakan didepan halaman Pemkab Sumenep. “Namun, kalau nantinya ternyata berbeda. Kami akan melakukan Shalat Id di halaman Gedung KORPRI, dan sejumlah masjid yang biasa kami tempati, seperti masjid Darusslam, Kecamatan Kota Sumenep,”terangnya. Yasin mengungkapkan, selain itu, lokasi lainnya yang akan dijadikan tempat Shalad Id, juga terdapat di masjid Parsanga, Kecamatan Kota, Kecamatan Pasongsongan. “Bahkan di kepulauan juga ada, yakni di Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi), Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean) dan Kecamatan/Pulau Sapeken,”ujarnya. Yasin berharap, pelaksanaan Shalat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1432 Hijriyah, bersamaan dengan penetapan pemerintah, supaya umat Islam bisa melaksanakan Shalat Id secara bersama-sama. “Mudah-mudahan tidak ada perbedaan dalam penetapan Hari Raya Idul Adha 1432 hijriyah nanti,”ungkapnya penuh harap. ( Nita, Esha )