Sumenep-Kominfo News Room : Kepala Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Kalianget, Asmunawar, SP mengatakan, kendati dalam minggu ini Kabupaten Sumenep berpotensi turun hujan, namun hujan itu masih bersifat lokal dan belum bisa dikatakan awal musim penghujan. Seiring posisi pergerakan matahari dari utara keselatan, sehingga masa utara yang barat diutara ekuator relatif lebih basah dibandingkan masa udara diselatan ekuator, dan menyebabkan daerah Sumenep seminggu ke depan pada umumnya cerah berawan dan hujan terjadi pada sore hari dengan intensitas ringan yang bersifat lokal. Sedangkan kecepatan angin dari arah tenggara berkisar 05 sampai 40 kilometer perjam dan suhu udara mencapai 25 hingga 33 derajat Celsius. Asmunawar menerangkan, awal musim pengujan terjadi kemunduran selama satu bulan, yakni baru terjadi pada bulan Nopember 2006 dekade ketiga hingga Desember dekade kedua, penyebabnya akibat badai Elnino. Badai Elnino yang mulai bereaksi pada bulan Oktober hingga Maret 2007 mendatang menyebabkan berkurangnya curah hujan dibeberapa wilayah Indonesia, khususnya Indonesia wilayah tengan dan timur. ( Yasik, Esha )