Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 23-03-2015
  • 919 Kali

Musrenbang Sangat Penting, Menyusun Program Yang Inovatif

News Room, Selasa ( 24/03 ) Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrencang) merupakan hal penting dalam merancang, melangkah dan menyusun program pembangunan yang lebih inovatif. Sebab, kegiatan yang dilaksanaan secara bertahap mulai dari tingkat Desa/ Kelurahan, Kecamatan, hingga Musrenbang di tingkat Kabupaten dan selanjutkan ke tingkat Provinsi dan nasional, dalam rangka meningkatkan tarap hidup masyarakat kedepan lebih baik dan bergerak maju menuju perubahan.
 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Sumenep, Dr. Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si pada pembukaan Musrenbang Kabupaten Sumenep tahun 2015 di Pendopo Agung Kraton Sumenep, Selasa (24/03).

Karena itu, kegiatan Musrenbang diperlukan perjuangan, pengabdian yang tidak mudah dilalui begitu saja, namun dibutuhkan proses yang panjang.

“Jadi, kegiatan Musrenbang diharapkan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun, tetapi bagaimana bisa mengakomodir hak warga dalam memberikan perannya untuk pembangunan,”ungkapnya.

Karena itu, tegas mantan Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep ini, pihaknya berharap kesuksesan Musrenbang, khususnya di tingkat Kabupaten Sumenep ini dengan memberikan ruang bagi masyarakat. Yakni, tidak hanya sekedar menyalurkan aspirasinya, namun harus pula bisa berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan. Karena pemerintah tidak bisa hanya berperan sendiri dengan beban yang sangat komplek. Namun membutuhkan peran masyarakat.

Apalagi tema Musrenbang tahun 2015 ini di titik beratkan pada 3 hal penting, yakni, peningkatan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi kreatif untuk Desa.

“Demi tercapainya program pembangunan ke depan, kita harus senantiasi memahami strategi pembangunan saat ini,”tambahnya.

Sementara Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Ahmad Aminullah, M.Si mengungkapkan, kegiatan Musrenbang yang dilaksanakan tersebut sebagai wahana bagi semua pihak, baik langsung maupun tak langsung dalam mendapatkan manfaat serta dampak dari program atau kegiatan pembangunan yang dilaksanakan.

Disamping sebagai perwujudan dan pendekatan partisipatif perencanaan pembangunan daerah, secara umum Musrenbang untuk menerima masukan dari rancangan awal RKPD yang juga memuat prioritas pembangunan daerah sebagai indikator pendanaan berdasarkan fungsi masing-masing SKPD.

“Termasuk informasi terkait rencana kegiatan yang pendanaannya bersumber dari APBD Kabupaten, Provinsi maupun pusat dan sumber lainnya,”tambahnya. ( Ren, Esha )