Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-05-2010
  • 417 Kali

Nurul Istiqomah, Raih Juara III Tolak Peluru Nasional

News Room, Selasa ( 11/05 ) Kendala kurangnya sarana dan prasarana atlit di Sumenep, tidak menyurutkan tekad para atlit untuk terus berlaga dan menorehkan prestasi tidak hanya ditingkat regional, namun salah seroang atlit tolak peluru, Nurul Istiqomah mampu berlaga di tingkat nasional pada Open Kejurnas yang dilaksanakan tanggal 4 hingga 10 Mei 2010 kemarin, dan berhasil sebagai Juara III. Pelajar kelas X SMA Negeri 2 Sumenep ini, sebelumnya juga meraih Juara I pada Open Jatim dengan berat tolak 5 kilogram dan panjang tolak 8,84 meter. Sedangkan di tingkat nasional dengan berat tolak yang sama berhasil naik 9,16 meter. “Ini memang baru pertama kali Sumenep meraih kejuaran tolak peluru di tingkat nasional, diharapkan nanti akan muncul atlit-atlit baru hingga menjadi atlit nasional,”ujar Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indionesia (PASI) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Siarso ketika ditemui News Room tadi siang, Selasa (11/05). Sebenarnya di Sumenep cukup banyak bermunculan atlit muda berprestasi yang terus dibina PASI Sumenep. Meskipun memang diakui sarana olahraga para atlit di Sumenep masih minim. Bahkan, terkadang untuk latihan di GOR A. Yani Sumenep, utamanya pada musim hujan seperti sekrang ini, lapangan becek. Karena itu, seringkali para pelatih melakukan latihan pindah-pindah, misalnya ke Asta Tinggi, Pantai Slopeng dan berbagai tempat yang bisa dijadikan tempat berlatih sekaligus refreshing bagi atlit, agar terus bersemangat. Karena mayoritas para atlit di Sumenep banyak para pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA, menurut Kasie Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep ini, masing-masing pelatih atlit mulai dari lari 60 meter hingga 1.000 meter, dan jalan cepat, serta atlit tolak peluru memiliki jadwal latihan 3 kali dalam seminggu, yakni Rabu, Jum'at dan Minggu, sehinga, ketika ada lomba, mereka sudah siap dan tinggal menjaga stamina untuk selalu fit. ( Ren, Esha )