News Room, Senin ( 11/07 ) Achmad Rifa’ie (51), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, warga Desa Aeng Baja Kenek, Kecamatan Bluto, melakukan percobaan bunuh diri, dengan menenggak Porstex (obat pembersih lantai). Obat yang mengandung bahan korosif itu mampu merusak organ tubuh. Akibatnya, mulut korban keluar busa dan kondisinya kritis, sehingga pasien terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit (RS) dr. Soetomo, Surabaya, karena pihak RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tak mampu menangani pasien tersebut. Salah seorang dokter RSD dr. H. Moh Anwar Sumenep, dr. Hj. Suhartinah mengatakan, ketika tiba di rumah sakit ini, kondisi pasien sudah lemah dan mengarah pada penurunan kesadaran. “Kondisi pasien memang sudah kritis dan diluar kemampuan kami untuk memberi perawatan, sehingga cepat di rujuk ke Surabaya,”kata dr. Hj. Suhartinah pada wartawan di ruang IGD RSD Sumenep, Senin (11/07). Bahan yang masuk ketubuh pasien, kata dr. Hj. Suhartinah, sangat membahayakan dan berakibat fatal. “Setibanya di rumah sakit, kami sudah langsung melakukan pertolongan pertama, dengan memberikan injeksi untuk pengamanan lambung. Baru kemudian, dirujuk ke RS dr. Soetomo,”terangnya. Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui alasan korban minum obat pembersih lantai (Porstex). Pihak keluarga sulit dihubungi. Namun, Kepala Dinas Pendidikan KABUPATEN Sumenep, H. Ach. Masuni sempat menjenguk Achmad Rifa’ie saat masih berada di RSD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. ( Nita, Esha )