Media Center, Minggu ( 16/06 ) Kepolisian Resort (Polres) Sumenep menggelar deklarasi tolak kerusuhan dan Jatim bersatu, yang dikemas dengan olahraga bersama, Minggu (16/06/2019).
Acara tersebut juga melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kelompok millenial.
Kegiatan yang digelar secara serentak di seluruh Polres Jajaran Jawa Timur tersebut diramaikan dengan serangkaian deklarasi anti kerusuhan. Dengan diisi olahraga bersama sekaligus penandatanganan deklarasi tolak kerusuhan.
Kapolres Sumenep, AKBP Muslimin, dalam sambutannya mengatakan bahwa deklarasi ini digelar untuk menolak keras segala bentuk kerusuhan jelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemilu 2019.
"Kami ingin, Sumenep tetap dalam suasana damai dan aman," kata Kapolres Sumenep, Minggu (16/06/2019).
Muslimin juga mengungkapkan, pasca aksi 22 Mei lalu, tidak ada gejolak yang terjadi di wilayah hukum Polres Sumenep. Secara umum, situasi keamanan masih terpantau kondusif.
"Syukur alhamdulillah, masyarakat Sumenep telah menunjukkan sangat dewasa. Mereka tidak akan mudah terprovokasi dengan ajakan ataupun hasutan untuk berbuat kekerasan dan kerusuhan yang bisa mengakibatkan bangsa ini terpecah," tuturnya.
Kapolres juga berharap, suasana di Kabupaten Sumenep tetap kondusif, demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. ( Nita, Fer )