News Room, Sabtu (14/03) Keberhasilan padi MSP di Kabupaten Sumenep, yang mampu memanen hingga 15 ton lebih, nampaknya menjadi pemicu bagi Said Abdullah Institute (SAI), untuk menciptakan padi berkualitas tinggi. Terbukti, tahun depan SAI berencana bakal melakukan uji coba penanaman padi organik MSP. Menurut MH. Said Abdullah, sudah saatnya petani menanam padi organik, sebab masyarakat kota besar, mulai beralih mengkonsumsi beras organik. “Sebagai Pilot Project, kami akan menebarkan padi organik MSP itu dilahan seluas 30 hektar, di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng,â€Âkata Said, Sabtu (14/03). Ia menilai, beras organik ini penanamannya tidak memerlukan bahan kimia semacam pupuk urea, sehingga menjadi primadona masyarakat perkotaan. “Kita sudah berkerjasama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, untuk menanam bibit padi organik tersebut,†terangnya. Said, yang merupakan Calon Legislatif (Caleg) DPR-RI Dapil XI Madura, dari PDI-Perjuangan ini menerangkan, dalam penanaman nanti, pihaknya akan melibatkan Gapoktan Maju Bersama, Desa Jambu, Lenteng, sebanyak 425 petani. Rencana penanaman padi organik itu, diungkapkan Said, ketika melakukan panen raya padi MSP di Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Sabtu (14/03) pagi, yang berhasil memanen 11,5 ton padi MSP. Dalam kegiatan panen padi MSP tersebut, Said Abdullah juga meminta kepada seluruh partai politik, supaya melaksanakan kampanye damai. Kemudian, bagi masyarakat diharapkan agar memilih caleg yang mempunyai komitmen, dan partai yang memiliki visi untuk membawa Negara Indonesia ke arah lebih baik. “Kita akan lindungi masyarakat dari hal-hal yang tidak baik. Jangan sampai masyarakat memilih caleg maupun partai yang kerjanya hanya menghujat dan menjelek-jelekkan orang. Kalau itu terjadi, masyarakat sendiri yang akan menjadi korban,â€Âpintanya menambahkan. ( Nita, Esha )