Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-03-2007
  • 447 Kali

PANDANGAN APATIS TENTANG SEBUAH PERUBAHAN

Sumenep-Kominfo News Room : Komunitas teater re-Actor asal Kota Bandung, tampil di hadapan para penikmat teater di kota Sumenep. Pentas teater yang digelar di Gedung Kesenian RRI Cabang Pratama Sumenep, Senin malam (19/03) memainkan lakon “Bandit-Bandit Itu Tak ‘Kan Pernah Mati” karya Poernomo Arek. Sutradara sekaligus penulis naskah, Poernomo Arek mengatakan bahwa inti dari pementasan teater tersebut adalah sebuah pandangan apatis tentang perubahan ke arah yang lebih baik dari sebuah negeri, karena negeri tersebut dikuasai oleh bandit, dimana keadilan untuk rakyat telah berubah menjadi keadilan untuk kepentingan pribadi. Pria berdarah Sumenep-Yogya ini lebih lanjut mengatakan, di tengah-tengah arus politik yang semrawut, ia akan terus berjuang menepis ketidak-adilan. Hingga sekarang ia berfikir sampai dimana seseorang masih tetap wajar, walau ia sendiri tidak mendapatkan apa-apa. Masih mungkinkah seseorang berjuang atau berkorban untuk tidak mendapatkan apa-apa. Pagelaran teater yang memadukan unsur gerak tari Sunda, Jawa, Dayak dan Irian dan olah vokal ini dimainkan oleh 13 aktor dan artis re-Actor, dan didukung oleh Sanggar Teater Lentera STKIP PGRI Sumenep. ( Adjie, Esha )