Media Center, Selasa ( 26/03 ) Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Giligenting menggelar Pelantikan dan Pelatihan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa se-Kecamatan setempat dalam rangka Pemilu 17 April 2019.
Anggota Panwascam Giligenting, Saheruddin, SE mengatakan, terbentuknya Pengawas TPS merupakan amanah Undang-Undang untuk mengawal proses Pemilu 2019 berjalan adil dan demokratis.
“Kami harapkan petugas TPS bekerja sesuai standar aturan, sebab suksesnya Pemilu berada di TPS,” tegasnya di sela-sela Pelantikan di Aula MI An-Nibros 1 Giligenting, Senin (25/03/2019) kemarin.
Ia menyatakan, masyarakat memiliki hak untuk memilih pemimpin sesuai hati nuraninya. Karena itu, Pemilu tahun ini harus memberikan ruang yang demokratis bagi masyarakat dalam memilih pemimpin lima tahun mendatang.
“Melalui pelantikan dan pelatihan tersebut, diharapkan proses Pemilu berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku. Kami sudah siap mengawal pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Giligenting,” tuturnya.
Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Giligenting melantik empat puluh delapan orang pengawas TPS, selanjutnya menggelar pelatihan kepada pengawas TPS, dan kegiatan itu dihadiri Anggota Forkopimka Giligenting dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Saheruddin mengungkapkan, tugas pengawas TPS sangat berat, sehingga mereka mendapat bekal tentang Pemilu, supaya menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.
“Kami mengajak untuk bersama-sama mengawasi Pemilu, agar menghasilkan pemimpin terbaik. Jadi, masyarakat selain menyalurkan hak politiknya, juga ikut mengawasi pelaksanaannya,” pungkasnya. ( Yasik, Helmi, Esha )