Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-05-2020
  • 686 Kali

Pasien Meninggal Di Sumenep Merupakan PDP Yang Tidak Terkonfirmasi

Media Center, Jumat ( 01/05 ) Pasien yang meninggal dunia dua hari lalu di Kabupaten Sumenep merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang tidak terkonfirmasi. 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, dr. Andre Dwi Wahyudi usai Konferensi Pers di Posko Covid-19, Kamis (30/04/2020) malam.

Ia menambahkan, pasien yang merupakan warga Desa Campaka Kecamatan Pasongsongan tersebut awalnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget dengan keluhan di bagian perut, dari hasil pemeriksaan dokter bedah pasien tersebut harus dirujuk ke Surabaya untuk penanganan lebih lanjut, dan ternyata oleh rumah sakit di Surabaya dinyatakan PDP.

"Namun dari hasil rangkaian test yang dilakukan mulai dari rapid test dua kali hingga swab, pasien tersebut ternyata negatif dan dinyatakan sebagai pasien dengan keluhan pada umumnya, sehingga diputuskan untuk dirawat di luar isolasi Covid-19," ungkapnya.

Menurut dr. Andre, kondisi pasien memburuk hingga harus menggunakan alat ventilator, akhirnya hasil rembuk keluarga dan tim medis, diputuskan untuk dibawa pulang karena tidak terkonfirmasi Covid-19, namun sampai di Sumenep nyawa pasien tidak tertolong, sehingga pemakaman yang dilakukan tidak menggunakan prosedur Covid-19, karena merupakan PDP yang tidak terkonfirmasi. ( Gun, Fer )