News Room, Selasa ( 01/04 ) Meskipun masyarakat wilayah daratan hingga hari ini masih kesulitan mendapatkan BBM jenis premium, namun ternyata berbeda dengan masyarakat kepulauan. Jika persediaan BBM jenis premium di daratan langka, untuk wilayah kepulauan, seperti di kepulauan Raas, BBM jenis premium dalam taraf normal. Anggota DPRD Sumenep asal kepulauan Raas Miftahurrahman mengatakan, untuk memperoleh BBM jenis permium, masyarakat kepulauan tidak kesilutan seperti halnya masyarakat di daratan. Pasalnya, pasokan BBM ke wilayah kepulauan tidak hanya berasal dari Kabupaten Sumenep saja, melainkan suplay BBM itu juga dipasok dari Situbondo. Hanya saja, meski kepulauan tidak kesulitan BBM terkait dengan harga BBM jenis premium, 1 liter-nya mencapai Rp. 6.000,00 hingga Rp. 6.500,00 dan solar berkisar Rp. 5.000,00 per-liter. Menurut Miftahurrahman, normalnya pasokan BBM ke kepulauan itu karena faktor cuaca yang sangat mendukung, sehingga tidak ada kendala pengirimannya. Namun jika cuaca buruk, masyarakat kepulauan pasti akan mengalami kelangkaan BBM seperti masyarakat daratan. Seperti yang diinformasikan sebelumnya, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, H. Achmad Sadik, S.Sos mengemukakan, kekosongan persediaan BBM di sejumlah SPBU, keterlambatan pendistribusian dari Pertamina Depo Camplong, disebabkan karena kapal tanker tidak merapat sesuai jadwal, sehingga suplay BBM ke Pertamina Depo Camplong terlambat. ( Yasik, Esha )