Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-02-2012
  • 393 Kali

Pastikan Bandara Trunojoyo Beroperasi 1 Maret 2012

News Room, Rabu ( 15/02 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial pada tanggal 1 Maret 2012 mendatang. Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, Rabu (15/02) mengatakan, pesawat yang memanfatakan Bandara Trunojoyo sebagai bandara komersial reguler berjadwal, yakni pesawat jenis De Havilland Canada (DHC-6) Twin Otter seri 300 milik PT. Surf Air Indonesia. Pesawat tersebut kapasitasnya mampu mengangkut penumpang 18 hingga 20 penumpang, dan 1.500 hingga 2000 kilogram barang, dengan rute penerbangan Sumenep-Surabaya. Pesawat yang memanfaatkan Bandara Trunojoyo masih berkapasitas 18 hingga 20 penumpang, menyesuaikan dengan kondisi landasan pacu pesawat. ”Untuk awalnya, pesawat yang memanfaatkan Bandara Trunojoyo untuk 18 hingga 20 penumpang, karena menyesuaikan dengan kondisi Bandara Trunojuyo, terutama panjang landasan pacu pesawat masih 905 meter dan lebar 23 meter yang belum memenuhi syarat untuk pesawat yang lebih besar. Tapi yang jelas apabila dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini, untuk pembangunan penambahan panjang landasan pacu pesawat menjadi 1.200 meter, bisa saja pesawatnya mampu mengangkut penumpang lebih dari 18 hingga 20 orang,”tegasnya. Bupati menyatakan, pihaknya saat ini masih sedang melakukan komunikasi dengan perusahaan penerbangan PT. Surf Air Indoensia untuk harga tiket pesawat bagi masyarakat umum dibawah harga ketentuan perusahaan sebesar Rp. 600.000,00, sehingga harga tiket tidak memberatkan masyarakat umum yang ingin menggunakan jasa pesawat terbang tersebut. ”Kami masih melakukan lobi-lobi dengan perubahan untuk harga tiket khusus masyarakat umum lebih murah dari harga tiket untuk pejabat. Saat ini perusahaan mematok harga tiket sebesar Rp. 600.000,00, tapi kami masih terus berkomunikasi, agar harga tiket, terutama untuk masyarakat umum dibawah harga tersebut, sedangkan untuk pejabat tidak masalah harganya sesuai dengan keinginan perusahaan sebesar Rp. 600.000,00,” ungkapnya. Sementara itu, Kementerian Perhubungan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menyiapkan dana sebesar Rp. 6,8 milyar untuk menambah fasilitas Bandara Trunojoyo. ( Yasik, Esha )