Sumenep-Infokom News Room : Kendati tingginya biaya operasioanal PDAM Arjasa sejak kenaikan BBM 1 Oktober lalu, tarif PDAM di Arjasa di pastikan tidak terjadi kenaikan, Pasalnya terhitung sejak bulan Oktober lalu Pemkab Sumenep memberikan subsidi sebesar Rp. 9 juta 800 ribu untuk meringankan beban biaya operasional PDAM di pulau tersebut. Direktur PDAM Kab Sumenep Drs. Didik Untung Samsidi, MM mengatakan satu-satunya unit PDAM yang mendapat subsidi hanya unit PDAM Kec. Arjasa, sebab hanya PDAM Kec. Arjasa tersebut dalam operasionalnya yang menggunakan genset dengan bahan bakar solar. Untuk itu akibat adanya kenaikan BBM PDAM di Pulau tersebut harus menanggung biaya operasional yang sangat besar, sehingga dengan pertimbangan itu Eksekutif dengan persetujuan Legislativ memberikan subsidi kepada PDAM Kec. Arjasa sebesar Rp. 9 juta 800 ribu rupiah perbulan Didik Untung Samsidi juga menjelaskan, subsidi itu hanya untuk membiayai pembelian solar, sedangkan biaya operasioanal lainnya seperti gaji karyawan tidak termasuk dalam subsidi itu. (Yasik, Im)