Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-11-2008
  • 710 Kali

Pedagang Ikan Asal Lamongan Dirampok Dan Dibunuh

News Room, Selasa ( 04/11 ) Pedagang ikan asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Waras (48) warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, dilaporkan tewas setelah dirampok di perairan perbatasan pulau Kangean dan Sapeken. Pada saat itu, korban hendak membeli ikan di kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, dengan menahkodai sendiri Perahu Motor (PM) Sumber Lancar miliknya bersama 6 anak buah kapal (ABK) dan membawa uang sebesar Rp. 80 juta. Namun, ditengah perjalanan, 3 ABK PM. Sumber Lancar, yang merupakan kepercayaan korban, yakni Heri, Syaiful dan Soni, semuanya warga Lamongan, meluncurkan aksinya dengan merampok dan membunuh korban. Sedangkan, 3 ABK lain yang tidak ikut dalam rencana pembunuhan, Suwandi, Widodo dan Zamil, semuanya juga warga Lamongan diancam untuk dibunuh, karena menolak ikut serta dalam perampokan yang berakhir pada pembunuhan korban tersebut. Untuk menghilangkan jejak, maka tubuh korban diceburkan ke laut dan digandoli kir alat mesin yang biasa digunakan untuk maju-mundur perahu. Kemudian, PM Sumber Lancar dikendalikan oleh 3 pelaku dan kandas di perairan Desa Bantilan Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (25/10) lalu. Singkat cerita, setelah 3 ABK pelaku pembunuhan itu melarikan diri, maka 3 ABK lain yang merupakan saksi kunci dalam kasus tersebut langsung pulang ke Kabupaten Lamongan dan melapor pada Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC-HNSI) Kabupaten Lamongan tentang kejadian tersebut. Ketua DPC-HNSI Kabupaten Lamongan, Anas Wijaya mengatakan, dengan adanya laporan tersebut, pihaknya langsung melaporkan pada Satpolair Kalianget, Sumenep, Senin (03/11) kemarin. Menurutnya, peristiwa perampokan yang dilakukan ABK-nya sendiri dan berakhir pada pembunuhan, perlu penanganan serius dari pihak aparat penegak hukum Sumenep. Sebab, kejadiannya sangat tragis dan dilakukan oleh anak buah pada juragannya. Bahkan, pihak saksi (ABK) juga terlambat untuk melaporkan pada penegak hukum setempat. “Pembunuhan terhadap korban itu memang dilakukan ABK-nya sendiri. Itu sesuai laporan dari ABK yang merupakan saksi kunci. Saya harap, pelaku yang saat ini melarikan diri cepat tertangkap,”ujarnya. Sementara itu, Kasat Polair Kalianget, AKP Aryanto Agus Subekti membenarkan adanya laporan perampokan yang mengakibatkan korban tewas. Sehingga, anggotanya langsung diluncurkan ke TKP (tempat kejadian perkara) bersama 3 ABK PM. Sumber Lancar yang diduga tidak membantu aksi perampokan tersebut. ”Hingga saat ini, korban perampokan sendiri masih dinyatakan hilang. Warga Kangean dan petugas membantu mencari mayat korban yang diceburkan ditengah laut. Hanya, PM. Sumber Lancar yang rusak dapat diselamatkan petugas,”terangnya. Namun perwira asal Surabaya ini, enggan menjelaskan secara rinci mengenai kasus tersebut. Sebab, anggotanya masih dilapangan untuk mengecek kebenaran peristiwa perampokan yang menyebabkan tewasnya pedagang ikan, sekaligus nakhoda dan pemilik PM. Sumber Lancar tersebut, dengan menggelar rekonstruksi di lokasi kejadian. ( Nita, Esha )