News Room, Kamis ( 18/11 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan menyerahkan hasil penggalangan dana untuk korban bencana letusan Gunung Merapi, di Jogjakata, pada pekan depan. Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si menjelaskan, awalnya bantuan dari Pemkab setempat, akan diserahkan pada Jum’at (19/11) besok. “Namun, karena Bupati KH. A. Busyro Karim sedang berhalangan, dikarenakan harus menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, terkait koperasi, akhirnya ditunda. Insya Allah, Jum’at (26/11) pekan depan, bantuan itu akan kami salurkan langsung ke Jogjakarta,”kata Wakil Bupati H. Soengkono Sidik, pada wartawan di Sumenep, Kamis (18/11). Hingga Kamis (18/11) ini, kata Wabup, jumlah bantuan untuk korban letusan Merapi di Jogjakarta, sudah terkumpul sebesar Rp. 175 juta. “Jumlah bantuan sebesar Rp. 175 juta itu, terdiri dari Rp. 100 juta, adalah sumbangan dari Bupati dan Wakil Bupati Sumenep. Sedangkan, sisanya Rp. 75 juta merupakan gabungan dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), BUMD dan BUMN,”ungkapnya. Wabup berharap, dengan ditundanya penyaluran bantuan bagi korban letusan Merapi tersebut, jumlahnya akan terus bertambah. “Sambil menunggu, mudah-mudahan jumlah bantuan yang akan disalurkan itu akan bertambah. Syukur bisa mencapai Rp. 200 juta,”terangnya. Bantuan kemanusiaan untuk korban letusan Gunung Merapi, yang akan diberikan Pemkab Sumenep, selain berupa uang tunai, akan tetapi ada juga yang berupa pakaian baru, bukan bekas. “Kami sengaja tidak hanya akan menyalurkan uang tunai saja, tapi juga baju baru. Karena, kami melihat mayoritas korban Merapi itu butuh pakaian untuk dipakai sebagai pengganti,”ungkapnya menambahkan. ( Nita, Esha )