Sumenep-Infokom News Room : Masa Orientasi Sekolah (MOS) di berbagai daerah selalu menjadi persoalan, lantaran peloncoan yang dilaksanakan sekolah itu diluar batas ketentuan, bahkan bertentangan dengan norma-norma sosial masyarakat, namun Masa Orentasi Sekolah di berbagai sekolah di Kota Sumenep berjalan lancar dan sukses. Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si mengatakan, hingga hari ini pelaksanaan MOS tidak menuai aksi protes, baik dari kalangan siswa, maupun masyarakat, sebab sebelum MOS diberlakukan di masing-masing sekolah, pihaknya memberikan himbauan, agar pihak sekolah menciptakan kondisi yang positif, sebab diadakannya MOS itu bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang jiwa kebersamaan dan kasih sayang dan penataan lingkungan, hingga akhirnya MOS tersebut akan memberi arti terhadap perkembangan sekolah dimasa mendatang. H. Moh. Rais menegaskan, untuk pelaksanaan MOS tingkat SMA, selain diawasi pihaknya, juga bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia Cabang Sumenep, guna memberikan sosialisasi bahaya Narkoba dan AIDS. Namun demikian, H. Moh. Rais mengakui, meski saat ini tidak ada pengaduan dari masyarakat, tetapi jika ditemukan adanya persolan terhadap perpeloncoan yang dilakukan diluar batas kewajaran, maka pihaknya meminta agar hal itu tidak segera dilaporkan kepada Dinas Pendidikan, agar persolan tersebut dimasa mendatang tidak terulang kembali. Disinggung batas waktu MOS itu sendiri, H. Moh. Rais menjelaskan, sesuai kalender pendidikan, pelaksanaan MOS di masing-masing sekolah dibatasi selama tiga hari, yang dimulai sejak hari Senin hingga Rabu kemarin. ( Yasik, Esha )