News Room, Selasa ( 09/09 ) Bagi Desa calon penerima Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang dialokasikan melalui dana APBN maupun pendampingan dari APBD Kabupaten Sumenep, pelaksanaannya benar-benar sangat di tunggu oleh masyarakat. Sebab, dalam pelaksanaan kegiatan program pemberdayaan masyarakat ini betul-betul langsung dirasakan masyarakat di bawah, tidak seperti program pembangunan lainnya. Karena terkadang masih ngedroup material maupun tenaga kerja dari luar dan tidak memberdayakan masyarakat setempat yang di tempati proyek pembangunannya. Misalnya saja di Desa Banraas Kecamatan Dungkek, pada pelaksanaan PNPN tahun 2007 lalu, berhasil melaksanakan PNPM pengerasan jalan sepanjang 760 meter lebih. Dan itu menurut Kepala Desa Banraas, H. Masdawi, betul-betul memberdayakan masyarakat setempat. Karena itu masyarakat sangat antusias ketika mendengar akan ada pelaksanaan PNPM kembali di tahun 2008 ini. “Masyarakat sangat antusias sekali, sebab mulai dari usulan, pengadaan bahan dan dalam pelaksanaannya itu semuanya dari masyarakat, sehingga mereka lebih puas dan dengan lebih sukarela mengerjakan pekerjaannya dengan maksimal,â€Âujar Masdawi. Karena itu, untuk persiapan pelaksanaan PNPM saat ini, masyarakat sudah siap dengan usulan dan tinggal proses pencairan dana dan pelaksanaannya. Jika sebelumnya sudah melaksanakan pengerasan jalan, kali ini akan dilakukan pembangunan rabat beton sepanjang 1.100 meter. Masdawi berharap, pencairan dana PNPM yang sempat terkendala aturan itu akan segera dapat teratasi, sehingga keinginan masyarakat untuk ikut andil dalam pelaksanaan pembangunan di Desanya dan sekaligus akan menikmati hasil pembangunannya akan segera terwujud. ( Ren, Esha )