News Room, Selasa( 24/11 ) Pelaksanaan Proyek Pembangunan fisik di lingkungan Dinas PU.Bina Marga Kabupaten Sumenep, sampai saat ini sudah sekitar 75% selesai, sedangkan sisinya masih dalam tahap pelaksanaan. Sedangkan anggaran yang terserap sekitar Rp.60 milyart dari total anggaran sekitar Rp.90 milyart lebih. Hal tersebut diakui Diakui Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sumenep, Ir. H. Moh. Syahrial, MM, ketika ditemui wartawan di kantornya, selasa (24/11). Menurutnya kendala yang dialmi sebagian rekanan sehubungan dengan peralatan seperti mesin gilas dan bahan material yang belum ada. “Kita akui di Sumenep terkendala dengan keberadaan mesin gilas yang masih sedikit yang dimiliki Dinas, sehingga para rekanan menunggu giliran. Sebenarnya kita berharap rekanan bisa mengusahakan diluar, sebab jika mengandalkan yang kita miliki tidak akan memadai dengan waktu yang hanya tiga bulan pelaksanaan.â€ÂUjar Sahrial. Pihaknya optimis tahun 2008 ini semua proyek akan dapat dilaksanakan sesuai waktu dan tidak terjadi Dipa-L lagi. Meskipun nantinya memang ada sebagian yang belum tuntas, namun keyakinan untuk tuntas diatas 90% akan terkabul. Sebab pelaksanaan tendernya tidak lagi terlambat seperti tahun sebelumnya. Sementara terkait dengan kendal yang terjadi seperti, pelaksanaan proyek di Jl. Basuki Rahmat yang sempat diadukan ke DPRD Sumenep, Sahrial mengaku sudah mulai diperbaiki oleh rekanan. Karena itu pihaknya berterima kasih kepada masyarakat yang juga berperan aktif melakukan pengawasan terkait pelaksanaan pembangunan di Sumenep Diakui pada tahun 2008 ada penurunan paket proyek sekitar 40 persen dari sebelumnya, karena banyaknya Dipa-L tahun 2007 lalu. Dijelaskan, dari sekitar Rp. 90 milyar anggran tahun 2008 proyek melalui Dinas PU. Bina Marga Sumenep, sekitar Rp. 35 milyar merupakan proyek lanjutan tahun 2007 yang mengalami Dipa-L.(Ren)