Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 10-04-2018
  • 444 Kali

Pelaksanaan UNBK Di Sumenep Belum Ada Kendala Dan Hambatan

Media Center, Selasa ( 10/04 ) Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di sejumlah lembaga penyelenggara, Selasa (10/04).

Bupati mengatakan, berdasarkan hasil kunjungan ke sejumlah lembaga pendidikan penyelenggara UNBK SMA sederajat, angka kehadiran peserta sangat tinggi, meskipun ada siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan ujian itu.

“Angka kehadiran siswa peserta UNBK 99 persen, meskipun ada 2 siswa di lembaga penyelenggara yang kami kunjungi ada yang tidak mengikuti ujian.” tegasnya di sela-sela pemantauan UNBK SMA sederajat di MAN Sumenep, Selasa (10/04).

Bupati menyatakan, untuk prasarana lembaga penyelenggara seperti sarana internet dan komputer sudah memadai dan hingga hari kedua, Selasa (10/04) lembaga penyelenggara UNBK tidak ada masalah dan kendala.

Pihaknya berharap, pelaksanaan UNBK SMA sederajat di tahun mendatang, ada penambahan komputer, supaya pelaksanaan ujian itu bisa dilaksanakan bersamaan di lembaga penyelenggara.

“Ketersediaan komputer di lembaga penyelenggara memang harus ada penambahan, karena pelaksanaan ujian saat ini dilakukan secara bergiliran akibat komputer yang ada memang terbatas.” imbuhnya.

Selain itu menurut Bupati, penambahan sarana jaringan internet khususnya lembaga penyelenggara di wilayah kepulauan, karena masih ada lembaga penyelenggara yang belum bisa melaksanakan UNBK.

“Kami menginginkan wilayah Kecamatan kepulauan jaringan internet juga bisa terakses sama seperti di wilayah Kota Sumenep, sehingga dilakukan penambahan pembangunan tower di Kecamatan kepulauan secara bertahap seperti tahun ini, pembangunan tower di Kecamatan (pulau Kangean) Arjasa dan Kangayan.” tuturnya.

Peserta UNBK SMA sederajat se-Kabupaten Sumenep yang dilaksanakan mulai tanggal 9 hingga 12 April 2018, sebanyak 10.238 siswa tersebar di 81 lembaga pendidikan penyelenggara baik negeri dan swasta. Sebanyak 81 lembaga penyelenggara UNBK itu rinciannya sebanyak 69 lembaga di wilayah daratan dan sebanyak 12 lembaga di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep, Slamet Goestiantoro mengungkapkan, hingga hari kedua pelaksanaan UNBK di Kabupaten Sumenep belum ada laporan kendala dan masalah, baik dari penyelenggara pendidikan di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Semua penyelenggara UNBK sudah mengikuti aturan seperti adanya CCTV untuk memantau ujian di ruangan. Yang jelas hingga hari kedua tidak ada laporan kendala dan masalah, hanya saja di kepulauan Kecamatan Masalembu dan Sapaken pelaksanaan UNBK-nya offline, karena kendala jaringan internet.” pungkasnya.

Sementara itu Bupati memantau pelaksanaan UNBK SMA sederajat yakni di SMAN 2 Sumenep, SMAN 1 Gapura, Madrasah Aliyah Al-Karimiyah Braji Gapura dan MAN Sumenep. ( Yasik, Fer )