Media Center, Senin ( 18/02 ) Pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di bawah target.
Hingga pendaftaran resmi ditutup pada Minggu (17/02/2019) kemarin sekira pukul 23.59 WIB, jumlah pendaftar sebanyak sembilan ratus tujuh puluh tiga orang. Sedangkan kuota formasi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) untuk Kabupaten Sumenep sebanyak 1.390 orang.
"Jadi, pendaftar tidak memenuhi target," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, R. Titik Suryati, Senin (18/02/2019).
Ia menuturkan, ada dua formasi dalam rekrutmen PPPK tahun 2019, yakni penyuluh pertanian dan eks guru Kategori 2 (K2).
Dari sembilan ratus tujuh puluh tiga pendaftar itu, lanjut Yatik sapaan akrab Titik Suryati, untuk formasi penyuluh pertanian sebanyak enam puluh tujuh orang dan eks K2 guru sembilan ratus enam orang. Jumlah tersebut tidak sesuai target sebagaimana formasi yang diberikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Untuk seleksi administrasi saat ini masih dilakukan. Ditargetkan selesai pada hari ini dan yang dinyatakan lulus administrasi akan mengikuti tes.
“Tes seleksi PPPK ini sama dengan proses tes CPNS, yakni menggunakan program CAT,” tukasnya. ( Nita, Esha )