Saronggi-Kominfo News Room : Pencatatan kependudukan itu selalu dinamis, setiap bulan selalu ada perubahan. Oleh karena itu perlu adanya pemutahiran data penduduk, mulai dari tingkat Desa dengan langkah utama adanya kesepakatan dan kesiapan Kepala Desa untuk melakukan registrasi kependudukan di masing-masing Desa secara aktif dan dinamis yang dibantu oleh Bidan Desa yang menyangkut kelahiran dan kematian. Demikian ditegaskan Sekretaris Dinas Keluarga Berencana, Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM ketika acara pelatihan pencatatan kelahiran di Desa yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Saronggi, Kamis kemarin (16/11). Sementara itu Camat Saronggi, R. Suwandi Insyaidari, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, pemerintah senantiasa memberikan pelayanan dan kemudahan-kemudahan terhadap masyarakat untuk memperoleh Akte Kelahiran bagi anak yang baru lahir dan dilaporkan tepat waktu. Mengingat pentingnya Akte Kelahiran tersebut, Camat Saronggi mengharapkan dukungan dan partisipasi Kepala Desa serta Bidan Desa untuk memanfaatkan melalui upaya-upaya agar anak itu memiliki Akte Kelahiran, sehingga akan mempunyai kekuatan hukum. Dikatakan pula, terkait dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) target yang telah dicapai dari Akte Kelahiran ini telah mencapai 63 prosen. Camat mengharapkan, melalui pelatihan ini kepada para peserta supaya benar-benar mengikuti materi yang disajikan dengan penuh tanggung jawab, sehingga program pemerintah ini dapat berhasil dengan baik. Ditempat yang sama Kepala UPTD KB Kecamatan Saronggi, Surito selaku panitia pelaksana melaporkan sekitar pelaksanaan pelatihan di Desa yang diikuti sebanyak 30 orang peserta dari unsur Kepala Desa, Bidan Desa, Tim Penggerak PKK Desa dan Tokoh Masyarakat, dengan materi pelatihan meliputi penjelasan tentang pentingnya pencatatan kelahiran, pengisian blanko dan kesepakatan pelaksanaan pencatatan kelahiran. Acara yang sama juga berlangsung di Pendopo Kecamatan Pragaan, Jum’at (17/11) yang dibuka oleh Camat, Drs. RB. Moh. Ramli, M.Si dan diikuti sebanyak 30 orang peserta. ( JuP-31,35, Esha, Ong )