Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-10-2006
  • 459 Kali

PELATIHAN TAGANA DI KABUPATEN SUMENEP

Sumenep-Kominfo News Room : Berkaca pada pengalaman bencana alam yang akhir-akhir ini terjadi dibeberapa daerah di Indonesia, seperti semburan lumpur panas Lapindo di Sidoarjo, Tsunami di Aceh dan Pangandaran, gempa di Yogyakarta, kemarin siang (05/10) bertempat di ruang pertemuan Wakil Bupati Sumenep dilaksanakan rapat koordinasi Satuan Pelaksana Penanganan Bencana dan Pengungsi (Satlak PBP) oleh jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Drs. H. Moch. Dahlan, MM membahas seputar kesiapan pelaksanaan pelatihan Tagana (Taruna Siaga Bencana) yang dijadwalkan pelaksanaannya pada bulan Nopember mendatang. Dalam sambutannya pada saat pembukaan rapat, Wakil Bupati mengatakan, agar pelatihan penanggulangan bencana tersebut nantinya dilaksanakan secara optimal dan terarah. Satlak Penanganan Bencana dan Pengungsi ini sudah dibentuk beberapa waktu lalu yang beranggotakan jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep ditambah dengan anggota KODIM 0827 dan Polres Sumenep, serta Karang Taruna Desa dan Tokoh Masyarakat. Pelatihan akan dilaksanakan pada bulan Nopember nanti dengan estimasi peserta sebanyak 75 orang, delegasi dari Karang Taruna dan tokoh masyarakat yang diambil dari perwakilan Desa-desa yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep. Ini dilakukan untuk mengantisipasi jika terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Sumenep. Panitia pelaksana akan mendatangkan pelatih-pelatih berpengalaman dari Jawa Timur. Sedianya pelatihan ini akan dilaksanakan secepatnya di bulan Oktober ini. Namun, karena bersamaan dengan bulan Ramadhan maka acara tersebut ditangguhkan pelaksanannya pada bulan Nopember, agar pelaksanaan pelatihan bisa berjalan dengan lancar. Namun, walaupun pelatihan ini nantinya dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam dalam jenis apapun, Wakil Bupati berharap agar bencana alam yang pernah terjadi di derah lain, tidak sampai terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep. ( Adjie, Esha )