Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-06-2013
  • 438 Kali

Pelayanan Kesehatan Minim, Warga Sapeken Berobat Ke Bali

News Room, Sabtu (01/06) Minimnya pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep, utamanya di Kecamatan/Kepulauan Sapeken, memaksa warga setempat lebih memilih berobat ke luar daerah, seperti ke Bali. Salah satu tokoh masyarakat Pulau Sapeken, Tauduk mengakui jika masyarakat di Sapeken saat ini mulai lebih memilih berobat ke Bali, ketimbang berobat di daerahnya sendiri, yakni Sumenep. “Alasan utama sangat mendasar, yakni pelayanan kesehatan di Pulau Dewata cukup baik dibandingkan di Sumenep. Contohnya saja, ketika pasien tiba di rumah sakit, langsung ditangani oleh tenaga medis. Sedangkan di Sumenep sendiri, pasien datang bulan langsung ditangani, justru diribetkan dengan administrasi,”kata Tauduk, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya. Selain itu, lanjutnya, yang menjadi pemikiran warga Sapeken adalah alat transportasi ke wilayah daratan Sumenep sulit. “Kalau ke Bali setiap hari ada jadwal kapal yang berlayar kesana (Bali, red), tapi kapal yang beroperasi ke wilayah daratan Sumenep adanya 2 hinggs 3 kali seminggu,”terangnya. Sementara Anggota Komisi D DPRD Sumenep asal Sapeken, Nur Asyur, membenarkan, jika warga Sapeken dalam berobat lebih memilih ke Bali daripada ke rumah sakit Sumenep. “Kalau masyarakat Sumenep sendiri sudah enggan berobat ke rumah sakit yang ada, berarti ini menunjukkan potret buruk pelayanan kesehatan diwilayah setempat. Saya akui kalau warga Sapeken dalam hal berobat lebih memilih ke Bali daripada ke rumah sakit Sumenep,”tandasnya. Oleh karena itu, politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berharap, pelayanan rumah sakit yang ada di Sumenep, bisa meniru pelayanan yang diberikan rumah sakit di Bali, agar masyarakat Sumenep, tidak perlu berobat ke luar daerah. “Kami berharap ada perubahan pelayanan dari rumah sakit di Sumenep, sehingga masyarakat tidak perlu lagi berobat hingga ke luar daerah. Dan yang paling mencekik bagi pasien, adalah tingginya biaya berobat yang hampir rata di setiap layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep,”ungkapnya. ( Nita, Esha )