Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-02-2010
  • 350 Kali

Pembangunan Wilayah Kepulauan Tergantung Respon Masyarakat

News Room, Selasa ( 02/02 ) Pembangunan infrastuktur di kepuluan, sangat penting sebagai akses untukn kemajuan pembangunan dan ekonomi. Propinsi Jawa Timur yang berencana akan membangun pelabuhan bertaraf nasional di Kecamatan Arjasa kepulauan Kangean, mendapat dukungan dari lembaga swadaya masyarakat yang selama ini getol menyuarakan aspirasi masyarakat kepulauan. Salah satunya seperti yang diakui Ketua AMI (Adminitrasi Management Investigation), Drs. R. Husein Tirtodhiredjo. Menurutnya, selama ini berbagai fasilitas infrastuktur di beberapa Desa terpencil di kepulauan, seperti di Kangean, Raas, Masalembu dan daerah kepulauan lainnya di Sumenep masih kurang memadai, karena itu diharapkan kedepan, baik pemerintah setempat, Propinsi maupun pusat dapat lebih memberikan ruang pelaksanaan pembangunan di kepulauan. "Kami yakin, ketika akses pembangunan berbagai sarana umum di kepulauan dibangun, seperti pelabuhan dan sarana transportasi jalan yang bisa mengakses transportasi antar Desa di kepulauan, maka dengan sendirinya peningkatan ekonomi di kepulauan akan semakin meningkat,"ujarnya. Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, MSi kepada wartawan mengungkapkan, untuk mengakses pelaksaaan pembangunan khsususnya di kepulauan memang sangat diperlukan peran serta masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, tokoh masyarakat dan semua elemen yang ada. Sebab, jika tidak Pemerintah akan sangat berpikir lebih lanjut untuk mengalokasikan pembangunan disana. "Karena itu, kami sangat berharap dukungan dari semua kalangan, bagaimana pembangunan itu akan dapat dengan lancar melaksanakan pembangunan di kepulauan. Sebab, jika belum apa-apa sudah ramai kemungkinan akan dilanjutkan sangat kecil,"ujarnya. Dijelaskan, untuk saat ini memang sudah ada keinginan dari Propinsi Jatim untuk membangun sarana pelabuhan bertarap nasional di kepualauan Kangean. Karena itu diharapkan nanti akan membuka akses perekonomian kepulauan yang mungkin selama ni masih terpendam. Namun, kembali lagi, itu dapat terwujud jika dukungan semua elemen masyarakat cukup responsif. ( Ren, Esha )