News Room, Selasa ( 18/10 ) Demi kelancaran proses pemberangkatan Jemaah Calon Haji Sumenep (JCH), menuju Asrama Haji Sukolilo-Surabaya, yang dijadwalkan pada hari Rabu (20/10), sekitar pukul 16.00 WIB, polisi berencana menutup sebagian ruas Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kota Sumenep. Kabag Operasional Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto menjelaskan, penutupan tersebut, akan dilakukan sebelum JCH diberangkatkan, yakni mulai Rabu (20/10) siang, sekitar pukul 12.00, hingga pukul 17.00 WIB. “Sesuai ketentuan, lokasi pemberangkatan JCH Sumenep ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, dipusatkan di satu titik, yakni di Gelanggang Olahraga A. Yani, Pangligur, Kecamatan Kota Sumenep,”kata Edy, pada wartawan di Sumenep, Selasa (19/10). Edy menuturkan, sebagian Jalan Urip Sumoharjo yang ditutup untuk kepentingan pemberangkatan JCH tersebut, mulai simpang 3 di depan Kantor PLN hingga simpang 4 di Kantor Telkom Sumenep. “Lokasi yang ditutup itu, penjagaannya diperketat. Dalam artian, kendaraan yang diperkenankan melewati jalan tersebut hanya para undangan dan milik pengantar JCH, itu pun hanya satu mobil yang diberi tanda khusus. Tindakan tersebut, guna menghindari menumpuknya pengantar di GOR A. Yani. Sedangkan untuk parkir mobil pengantar, juga sudah disiapkan di sekitar jalan lingkar timur,”ujarnya. Sebagian jalan Urip Sumoharjo kembali dibuka, kata Edy, setelah semua bus yang mengangkut JCH Sumenep ke Surabaya sudah berangkat. “Sekali lagi, penutupan sebagian ruas Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kota Sumenep, itu murni untuk kelancaran dan keamanan lokasi menuju titik pemberangkatan JCH,”ungkapnya. Jumlah JCH Sumenep pada tahun ini sebanyak 827 orang. Namun, 11 orang diantaranya sudah berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada Senin (18/10) kemarin, karena tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 18 (Sidoarjo). ( Nita, Esha )