News Room, Rabu ( 18/06 ) Koperasi merupakan tulang punggung perekonomian nasional dan daerah. Terbukti, pada saat timbul gejolak ekonomi di tahun 1998, hanya koperasi dan UKM-lah yang tetap eksis, tak terpengaruh gejolak ekonomi tersebut. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara Bazar Koperasi diEeks Pembantu Bupati Bluto di Kecamatan Bluto, Rabu (18/06). Karena itu, pemerintah terus memberi dukungan kuat pada kegiatan pemberdayaan kaum perempuan Indonesia. Seperti di sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan sebagainya. ”Ini dimaksudkan, agar makin menguatkan kemandirian kaum perempuan, termasuk dalam memberikan sumbangsihnya pada upaya meningkatkan derajat perekonomian dan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya. Ditambahkan, salah satu kegiatan pemberdayaan perempuan yang dilakukan melalui sektor ekonomi, adalah usaha koperasi wanita. Dan Koperasi merupakan pilihan tepat bagi kaum perempuan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun kelompoknya, sehingga memungkinkan koperasi dan anggotanya bisa hidup sejahtera. Disamping itu, Koperasi Wanita (Kopwan) bahkan memiliki banyak keunggulan, dan perempuan mempunyai keunggulan pada pengelolaan manajemen dan keuangan dibandingkan kaum lelaki. Dengan kelebihannya itu, kaum wanita sangat potensial mengembangkan usaha yang mereka tekuni. Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si menuturkan, kegiatan Bazar Koperasi dilaksanakan dalam rangka untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Koperasi dan Kopwan berprestasi melalui gerakan cinta Koperasi, serta mampu meingkatkan kesejahetraan anggotanya. Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Koperasi tahun 2014, yakni gelar Produk Unggulan, Bazar dan Pasar Murah, serta berbagai pelayanan publik, seperti pelayanan kesehatan dan KTP. Disamping itu, juga dilaksanakan berbagai kegiatan hiburan. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan kepada Kopwan berprestasi dan sejumlah bantuan untuk Koperasi, UKM, dan bantuan sosial lainnya. ( Ren, Esha )