Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-08-2007
  • 493 Kali

Pembukaan OSN, Dinas P Dan K Tampilkan Pameran Buta Aksara

Sumenep-Kominfo News Room : Rencana pembukaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Gedung Auiditorium Kampus C Unair 3 September mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jatim sebagai tuan rumah akan menampilkan pameran pemberantasan buta aksara. Adapun yang akan dipamerkan yakni peragaan belajar mengajar siswa dari sekolah buta aksara. Kepala Dinas P dan K Jatim, Dr Rasiyo Msi, saat sosialisasi panitia OSN 2007 di Genteng Kali Jumat (03/08) Siang mengatakan, pameran tersebut sekaligus akan dilaksanakan pencanangan tiga program pendidikan nasional, yakni pertama, wajib belajar pendidikan dasar, kedua, wajib dasar pendidikan menengah, ketiga, pemberantasan buta aksara. “Namun yang diutamakan adalah pemberantasan buta huruf, hal ini akan diperlihatkan kepada presiden mengenai upaya Jatim dalam pemberantasan buta huruf,” ujarnya. Menurutnya, rencana pembukaan akan dihadiri Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Sedangkan Panitia akan mempersiapkan beberapa sekolah dan universitas di Jatim sebagai lokasi lomba dan tujuan wisata, seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Batu, dan Malang. Selain itu, panitia akan menggandeng beberapa pihak terkait untuk menyukseskan penyelenggaraan. ” Dalam pelaksanaannya diharapkan masyarakat dapat mengambil peluang guna menambah ekomoni dengan berdagang souvenir, makanan dan minuman khas daerah,” ujarnya. Jumlah peserta termasuk pendamping yang siap menyatakan hadir, menurut Rasiyo mendekati delapan ribu orang. Untuk tempat penginapan peserta, pihaknya menyiapkan beberapa sekolah dan universitas di Surabaya. Seperti SMPN 1, SMAN 5 dan Kampus Stikom. Kontingen Jatim mengirimkan 200 siswa dari tingkat SMA, SMP, SD serta guru dari keseluruhan peserta se-Indonesia mencapai 1.200 siswa dan 700 guru. Tercatat untuk delegasi SMA sebanyak 56 siswa terdiri dari bidang Matematika 12 siswa, Fisika 5 siswa, Kimia 9 siswa, Biologi 5 siswa, Astronomi 7 siswa, Komputer 7 siswa, dan Ekonomi 11 siswa. Ketua Koordinator Panitia Bidang Acara OSN 2007, Drs Darmono Saputro mengatakan, untuk menyambut kedatangan presiden, pihaknya telah menyiapkan tarian nusantara yang bertemakan selamat datang dari Banyuwangi. Jenis tarian yang menggambarkan keberadaan budaya seluruh Indonesia ini, akan diperagakan siswa terbaik dari seluruh Jatim. ”Selanjutnya dimunculkan tari ponorogo, tari remo, konvigurasi senam serta beberapa paduan suara dan paskibraka,” katanya. Pada pembukaan OSN kali ini, pihaknya tidak akan menampilkan parade kontingen yang biasa diperagakkan pada OSN sebelumnya. “Hal ini untuk efisiensi waktu,” tambahnya. (JNR,Ong )