News Room, Selasa ( 26/06 ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, melakukan pembenahan terhadap kinerja sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), baik PT. Sumekar Line, Perusahaan Daerah maupun PT. Wira Usaha Sumekar (WUS). Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah (Setdakab) Kabupaten Sumenep, Drs. H. Syaiful Bahri, M.Si menjelaskan, kegiatan pembenahan ini guna mengetahui sejauh mana kinerja BUMD, yang akhir-akhir ini menuai persoalan. “Kegiatan pembenahan itu akan dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Jadwal pelaksanaannya tinggal menunggu kesiapan Bupati Sumenep. Kemungkinan besar RUPS dilaksanakan dalam pekan ini,”kata H. Syaiful, Selasa (26/06). Selain itu, kata H. Syaiful, untuk membenahi kinerja BUMD, Pemkab Sumenep juga sudah membentuk Tim Pemantau Kinerja BUMD. “Jadi, Pemkab Sumenep tidak main-main dalam membenahi kinerja BUMD tersebut. Kami ingin keberadaan BUMD benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat Sumenep,”terangnya. Menurut H. Syaiful, sudah saatnya BUMD dilakukan pembenahan, karena persoalan yang muncul diluar batas kewajaran. “Seperti PT. Sumekar Line yang bertanggung jawab terhadap transportasi laut ke Kepulauan Sumenep, 2 bulan ini tidak beroperasi tanpa ada kejelasan. Kemudian, ditutupnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik PT. WUS. Nah, permasalahan inilah yang akan kami evaluasi dan dibenahi,”ungkapnya. H. Syaiful berharap, RUPS bisa secepatnya dilakukan, agar seluruh kinerja BUMD diketahui. ( Nita, Esha )