Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-02-2009
  • 393 Kali

Pemerintah Kabupaten Sumenep Kucurkan Dana Kasus Malaria

News Room, Rabu ( 11/02 ) Alokasi dana untuk menangani kasus penyakit malaria di Desa Sapeken Kecamatan Sapeken yang mencapai ratusan penderita, sebesar Rp. 31 juta lebih. Hal ini terungkap setelah Komisi D DPRD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumenep duduk satu meja, Rabu (11/02). Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. S. Susianto mengatakan, dana bantuan untuk mengatasi penyebaran penyakit malaria yang melanda masyarakat Desa Sapeken memang relatif kecil, sebab Dinas Kesehatan pada pembahasan APBD tahun 2009 ada penghematan anggaran kegiatan. Karena alokasi dana sangat terbatas, pihaknya hanya menfokuskan alokasi dana sebesar Rp. 31 juta, hanya untuk kegiatan masyarakat setempat saja, sedangkan petugas medis tidak mendapat honor apapun. “Dengan dana yang minim, maka kita prioritaskan untuk masyarakat setempat, yakni untuk masyarakat pelaksana penyemprotan rumah, honorarium masyarakat yang mengumpulkan penderita malaria untuk diperiksa secara gratis dan honorarium masyarakat pengantar obat-obatan,”tegasnya dr. Susianto menyatakan, untuk alat-lat penyemprotan rumah-rumah penduduk, pihaknya meminta dukungan dana dari Departemen Kesehatan dan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur. Karena itu, pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera melakukan penyemprotan rumah penduduk setempat, agar penderita malaria tidak makin meluas. ”Jika tidak secepatnya dilakukan penyemprotan, kita perkirakan dalam waktu satu bulan kedepan angka penderita bisa mencapai 1.000 orang,”katanya.( Yasik, Esha )