News Room, Kamis ( 06/08 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan bantuan ratusan bibit untuk meningkatkan pertumbuhan produksifitas dan meningkatkan kesejahteraan petani. Bantuan bibit itu berupa bibit benih padi, jagung dan kedelai. Kepala Bidang Produksi Pertanian Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep, Ir. H. Satam, M.Si mengatakan, bantuan bibit itu diantaranya untuk tanaman padi yang berasal dari bantuan langsung bibit unggulan (BLBU) bibit padi hibrida dan bantuan benih padi sekolah lapang pengelolaan tanaman dan sumber daya terpadu. Sedangkan untuk tanaman jagung dari BLBU, benih jagung hibrida, dan benih jagung dari cadangan benih nasional (CBN) bibit jagung, dan BLBU benih kedelai. Sasaran penerima bantuan tersebut dikhususkan pada kelompok tani se Kabupaten Sumenep, dengan cacatan kelompok tani penerima bantuan hanya yang berregestrasi dilembaganya. â€ÂKelompok tani yang menerima bantuan untuk benih padi, baik dari BLBU jenis hibrida untuk 61 kelompok tani dengan luas aeral tanam 500 hektar, dan padi non hibrida untuk 40 kelompok tani dengan luas 100 hektar, semenrata untuk benih jagung yang sumbernya dari BLBU untuk 671 kelompok tani dengan areal lahan 10.000 hektar dan benih jagung CBN 179 untuk areal 2.500 hektar, serta benih kedelai untuk 217 kelompok tani dengan luas 2.600 hektar,â€Âtegasnya. H. Satam menyatakan, jumlah benih untuk padi Hibrida dari BLBU sebanyak 15 kilogram per-hektar, benih padi sekolah lapang pengelolaan tanaman dan sumber daya terpadu sebanyak 25 kilogram per-hektar, sementara jumlah benih untuk jagung hibrida BLBU sebanyak 15 kilogram per-hektar, benih jagung bantuan CBN sebanyak 15 kilogram per-hektar, dan benih kedelai 40 kilogram per-hektar. ( Yasik, Esha )